30 Ribu Anak Ayam Hangus, Kebakaran Kandang di Grobogan Rugikan Rp1,5 Miliar

Intan Maylani • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 14:45 WIB
TERBAKAR: Kandang ayam di Desa Tajemsari Kecamatan Tegowanu ludes terbakar.
TERBAKAR: Kandang ayam di Desa Tajemsari Kecamatan Tegowanu ludes terbakar.

GROBOGAN – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Desa Tajemsari, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2026) siang.

Kobaran api meluluhlantakkan dua bangunan kandang dan menewaskan sekitar 30 ribu ekor anak ayam. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.

Kandang ayam itu diketahui milik Saeroni (43), warga Desa Tajemsari.

Kejadian tersebut  diduga bermula dari korsleting listrik pada panel instalasi di salah satu kandang, lalu dengan cepat membesar karena menyambar dinding berbahan terpal serta lantai kandang yang mudah terbakar.

Plt Kapolsek Tegowanu AKP Abdul Kadir menjelaskan, saat kejadian sejumlah pekerja tengah menata sekat kandang.

Tidak lama kemudian mereka melihat percikan api dari instalasi listrik di sisi utara bangunan.

"Para pekerja sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan," ujarnya.

Api kemudian merembet ke kandang lain yang letaknya berdekatan. Dalam hitungan menit, kedua bangunan dilalap si jago merah.

Selain menghanguskan sekitar 30 ribu ekor anak ayam berusia tiga hingga lima hari, kebakaran juga memusnahkan dua unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi.

Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak diterjunkan ke lokasi bersama personel kepolisian, petugas PLN, serta warga sekitar.

Setelah berjibaku melakukan pemadaman, api akhirnya berhasildikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain.

Usai kebakaran, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan.

"Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada panel instalasi listrik di salah satu kandang," ungkapnya. 

Ia mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menggunakan banyak perangkat elektronik maupun menyimpan material yang mudah terbakar.
 
Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa. (int)
 
Editor : Admin
tajemsari kebakaran grobogan kandang ayam