Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Ditinggal Kosong, Dua Rumah di Gubug Dilalap Api, Kerugian Capai Rp70 Juta

Sirojul Munir • Jumat, 17 Juli 2026 | 04:31 WIB
LUDES TERBAKAR – Rumah warga Dusun Pilangkidul Desa/Kecamatan Gubug ludes terbakar Kamis (16/7).
LUDES TERBAKAR – Rumah warga Dusun Pilangkidul Desa/Kecamatan Gubug ludes terbakar Kamis (16/7).

 

GROBOGAN – Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Grobogan. Dua rumah di Dusun Pilangkidul, Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Kamis (16/7), terdampak amukan si jago merah. Satu rumah ludes terbakar, sedangkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap kamar. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp70 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Saat kebakaran terjadi, kedua rumah dalam keadaan kosong sehingga pemilik rumah berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut.

Rumah yang terbakar habis diketahui milik Tugiyono, 58, warga Dusun Pilangkidul. Bangunan rumah berbahan kayu dengan ukuran sekitar 5 x 12 meter itu tak mampu diselamatkan setelah api dengan cepat melalap hampir seluruh bagian rumah. Sementara itu, rumah milik Ruminah, 50, yang berada tepat di sebelahnya turut terdampak dan mengalami kerusakan pada bagian atap kamar akibat jilatan api.

Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat terkait peristiwa kebakaran tersebut.

"Begitu menerima laporan, personel Polsek Gubug langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses pemadaman api, serta melakukan olah tempat kejadian perkara," ujar AKP Anang Heriyanto.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat kobaran api muncul dari bagian samping rumah milik Tugiyono. Mengetahui hal itu, warga segera membangunkan tetangga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Kobaran api yang dengan cepat membesar sempat membuat warga khawatir merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi. Namun, berkat kesigapan warga dan petugas yang datang ke lokasi, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Gubug bersama personel Polsek Gubug berjibaku memadamkan api hingga situasi berhasil diamankan. Setelah dilakukan pendinginan, polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Akibat peristiwa tersebut, rumah milik Tugiyono mengalami kerusakan total, sedangkan rumah milik Ruminah mengalami kerusakan pada bagian atap kamar. Total kerugian material akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

"Untuk penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik," jelas AKP Anang Heriyanto.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa potongan kabel yang diduga berkaitan dengan sumber kebakaran. Barang bukti tersebut akan digunakan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Gubug mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang berasal dari instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan secara berkala terhadap kondisi kabel dan peralatan listrik dinilai penting untuk mencegah terjadinya musibah serupa.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, tidak menggunakan sambungan kabel yang tidak sesuai standar, serta segera memperbaiki apabila ditemukan kerusakan. Langkah pencegahan sederhana dapat meminimalisir risiko terjadinya kebakaran," pungkas AKP Anang Heriyanto. (mun)

 

Editor : Admin
Dua rumah ludes terbakar grobogan hari ini polsek gubug polres grobogan