GROBOGAN – Hari pertama masuk sekolah di SDN 4 Dimoro, Kecamatan Toroh, berlangsung berbeda dari sekolah lainnya.
Tahun ajaran 2026/2027 ini, sekolah tersebut tidak menerima satu pun murid baru sehingga tidak menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), melainkan hanya melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Kelas (MPLK).
MPLK dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan seluruh siswa yang ada. Sebanyak 25 siswa dari kelas II, IV, V, dan VI mengikuti kegiatan bersama dalam satu kelas sebelum pembelajaran efektif dimulai.
Plt Kepala SDN 4 Dimoro Ana Rianti melalui Guru Kelas VI, Sumiyati, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan untuk membantu siswa beradaptasi kembali dengan suasana belajar setelah libur panjang.
"Selama tiga hari anak-anak memakai mahkota bertuliskan MPLK. Masing-masing guru juga sudah menyiapkan materi. Karena tidak ada murid baru, kegiatan ini lebih untuk penyesuaian saja. Setelah selesai, pembelajaran kembali berjalan seperti biasa," ujarnya, Senin (13/7).
Sumiyati mengungkapkan, sekolah hingga kini masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya di SDN 4 Dimoro.
Ia mengakui berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari peserta didik baru. Namun kondisi bangunan sekolah yang rusak menjadi salah satu kendala.
"Kami sudah berusaha mencari murid. Mungkin karena kondisi bangunan yang kurang memadai. Ada tiga ruang kelas yang rusak sehingga tidak bisa digunakan. Kondisi itu membuat sebagian orang tua berpikir ulang untuk menyekolahkan anaknya di sini," katanya.
Saat ini SDN 4 Dimoro hanya memiliki empat ruangan yang masih dapat digunakan, terdiri atas tiga ruang kelas dan satu ruang guru. Bahkan, siswa kelas V dan VI selama ini belajar di satu ruangan yang dipisahkan dengan sekat.
Jumlah siswa yang masih aktif tercatat 25 orang, terdiri atas 10 siswa kelas II, delapan siswa kelas IV, empat siswa kelas V, dan tiga siswa kelas VI. Kegiatan belajar mengajar ditangani empat guru ASN, yakni tiga guru kelas dan satu guru Pendidikan Agama Islam.
Minimnya jumlah peserta didik membuat SDN 4 Dimoro sejak tahun lalu masuk dalam usulan regruping. Meski demikian, pihak sekolah masih menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan.
"Kalau regruping kami mengikuti keputusan dinas. Prosesnya juga tidak sebentar, jadi kami masih menunggu informasi lebih lanjut," jelasnya. (int)
Editor : Admin