Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Satlantas Grobogan Edukasi Siswa MPLS, Ingatkan Bahaya Bonceng Tiga

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 10 Juli 2026 | 19:52 WIB
SOSIALISASI: Satlantas Polres Grobogan saat sosialisasi tertib berlalu lintas.
SOSIALISASI: Satlantas Polres Grobogan saat sosialisasi tertib berlalu lintas.

GROBOGAN – Satlantas Polres Grobogan memanfaatkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada pelajar.

Edukasi tersebut diberikan kepada peserta MPLS di MTs Mamba'ul Huda Putatsari, Kecamatan Grobogan, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan ini merupakan upaya preventif kepolisian untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya sejak usia dini.

Puluhan siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias dan aktif berdiskusi bersama petugas.

Dalam penyampaian materi, personel Satlantas mengenalkan aturan dasar berlalu lintas, mulai dari pentingnya mematuhi rambu-rambu, menjaga disiplin saat berkendara, hingga menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan.

Selain itu, siswa juga dibekali pengetahuan mengenai pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, seperti memastikan kondisi ban, rem, lampu kendaraan, serta kelengkapan surat-surat kendaraan agar perjalanan tetap aman.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

"Melalui kegiatan MPLS ini kami ingin menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran diri sendiri.

Dengan memahami aturan sejak dini, diharapkan mereka dapat menjadi pelopor keselamatan di jalan raya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, petugas juga memberikan perhatian khusus terhadap kebiasaan pelajar yang masih berboncengan lebih dari satu orang atau bonceng tiga.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Penggunaan helm berstandar Nasional Indonesia (SNI) yang dipakai dengan benar juga menjadi materi penting dalam sosialisasi.

Petugas mengingatkan agar pelajar tidak mengabaikan penggunaan helm, meski hanya berkendara dalam jarak dekat.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif sehingga para siswa lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.

Berbagai pertanyaan seputar keselamatan berkendara pun muncul dari peserta selama kegiatan berlangsung.

AKP Kumala Enggar Anjarani menilai sekolah merupakan tempat yang strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.

Karena para pelajar adalah generasi penerus yang diharapkan mampu menjadi contoh di lingkungan sekitarnya.

"Kami berharap para pelajar tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta mengajak keluarga maupun teman-temannya untuk selalu tertib berlalu lintas," katanya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan bekal penting bagi peserta didik tentang keselamatan di jalan.

Melalui edukasi ini, Satlantas Polres Grobogan berharap budaya tertib berlalu lintas semakin tertanam sejak dini sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan yang melibatkan kalangan pelajar. (int)

Editor : Admin
#grobogan #mpls #satlantas