Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Minyakita Bantuan Diduga Terkontaminasi, Warga Penadaran Keluhkan Bau Solar

Sirojul Munir • Senin, 29 Juni 2026 | 14:50 WIB
BERBAU – Warga Desa Penadaran, Kecamatan Gubug menunjukan bantuan Minyakita yang diduga berbau solar warga mengembalikan bantuan tersebut.
BERBAU – Warga Desa Penadaran, Kecamatan Gubug menunjukan bantuan Minyakita yang diduga berbau solar warga mengembalikan bantuan tersebut.

 

GROBOGAN – Puluhan warga Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, mengeluhkan kualitas minyak goreng bantuan pangan. Minyak goreng kemasan dua liter merek Minyakita diduga terkontaminasi setelah mengeluarkan aroma menyengat menyerupai bahan bakar solar saat digunakan untuk memasak.

Temuan tersebut membuat warga resah. Demi menghindari risiko terhadap kesehatan, mereka memilih tidak lagi menggunakan minyak goreng bantuan tersebut dan berencana mengembalikannya ke pemerintah desa untuk diganti.

Salah seorang warga, Minah, mengaku baru mengetahui kejanggalan itu ketika minyak dipanaskan di atas wajan. Aroma tidak sedap langsung tercium sehingga ia mengurungkan niat untuk menggunakannya.

”Saat digunakan untuk memasak, minyaknya berbau solar menyengat,” kata dia.

Karena merasa takut, dirinya tidak menggunakanya lagi. Sebab, takut membahayakan kesehatan atau keracunan.

”Kami terpaksa tidak menggunakannya lagi,” ujarnya saat ditemui, Senin (29/6).

Keluhan serupa disampaikan Ervin, warga lainnya. Menurutnya, puluhan penerima bantuan telah sepakat mengumpulkan kembali minyak goreng tersebut untuk dikembalikan ke balai desa.

”Bantuan minyak ini  kami kembalikan agar bisa diganti dengan minyak goreng lain yang layak dan aman dikonsumsi," katanya.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Desa Penadaran, Sholehatu Ridlo, membenarkan adanya aduan dari masyarakat terkait kualitas minyak goreng bantuan yang diduga bermasalah.

Menurutnya, berdasarkan laporan warga, minyak goreng kemasan dua liter bermerek Minyakita itu mengeluarkan bau menyerupai solar ketika digunakan untuk memasak.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa segera mengimbau seluruh warga penerima bantuan agar menghentikan sementara penggunaan minyak goreng tersebut sampai ada kepastian hasil pemeriksaan.

"Kami mengimbau warga agar minyak goreng itu tidak dikonsumsi terlebih dahulu. Silakan dibawa ke kantor desa untuk didata. Selanjutnya akan kami upayakan agar dapat ditukar dengan minyak goreng yang baru dan layak digunakan," jelasnya.

Pemerintah Desa Penadaran kini tengah melakukan pendataan terhadap seluruh minyak goreng bantuan yang diduga bermasalah. Selanjutnya, pemerintah desa akan berkoordinasi dengan instansi dan dinas terkait untuk menyelidiki penyebab munculnya aroma solar pada minyak goreng tersebut sekaligus memastikan keamanan produk sebelum kembali didistribusikan kepada masyarakat. (mun)

 

Editor : Admin
#Berbau Solar #Warga Penadaran Gubug Mengeluh #grobogan hari ini #bantuan pangan #MinyaKita