Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jembatan Garuda Hampir Rampung, Dandim Grobogan Optimistis Segera Difungsikan

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 25 Juni 2026 | 13:02 WIB
MENINJAU: Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto saat meninjau progres Jemabatan Garuda di Desa Cingkrong Kecamatan Purwodadi.
MENINJAU: Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto saat meninjau progres Jemabatan Garuda di Desa Cingkrong Kecamatan Purwodadi.

GROBOGAN – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, dengan Desa Karangpaing, Kecamatan Penawangan, kian mendekati garis akhir.

Hingga Selasa (23/6), progres pembangunan jembatan gantung tersebut telah mencapai 93 persen.

Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto turun langsung meninjau perkembangan pembangunan jembatan sepanjang 80 meter dengan lebar 1,2 meter itu. 

Letkol Wefri mengatakan, kehadiran Jembatan Garuda menjadi solusi penting bagi masyarakat di dua wilayah yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih mudah dan aman.

Selain membuka keterisolasian wilayah, jembatan itu juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini memiliki peran strategis karena menjadi akses penghubung masyarakat. Keberadaannya akan mendukung aktivitas ekonomi, sosial, hingga pendidikan warga,” ujarnya.

Meski progres pembangunan sudah mendekati selesai, penyelesaiannya sempat mengalami penyesuaian waktu dari target awal. 

Menurut Wefri, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah kendala teknis di lapangan yang harus ditangani secara cermat demi menjamin keamanan dan kualitas konstruksi jembatan.

Ia menjelaskan, faktor cuaca, keterlambatan pasokan material, hingga kondisi tanah yang berbeda dari prediksi awal menjadi tantangan selama proses pembangunan berlangsung.

“Kendala di lapangan tentu ada. Mulai faktor cuaca, pasokan material, sampai kondisi geologis atau tanah yang tidak sesuai prediksi.

Namun semua itu kami evaluasi agar hasil pembangunan benar-benar aman, kokoh, dan memenuhi standar keselamatan,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap optimistis pekerjaan dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.

Saat ini penyelesaian pekerjaan difokuskan pada tahap akhir sebelum jembatan dinyatakan siap digunakan masyarakat.

“Kami terus bekerja maksimal agar pembangunan segera rampung. Harapannya jembatan ini bisa segera difungsikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan progres yang telah mencapai 93 persen, Jembatan Perintis Garuda diproyeksikan segera menjadi urat nadi baru penghubung Purwodadi–Penawangan sekaligus mempercepat akses warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. (int)

Editor : Admin
#jembatan perintis #cingkrong #grobogan #jembatan Garuda