GROBOGAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Sidokkes Polres Grobogan menggelar kegiatan bhakti kesehatan donor darah yang dilaksanakan di Aula Jananuraga Polres Grobogan, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan meningkatkan kepedulian sosial serta membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Ps. Kasidokkes Polres Grobogan AIPTU Gunarni menyampaikan, bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat. Setiap kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu mereka yang membutuhkan transfusi darah,” ujarnya.
Menurutnya, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan para pendonor.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Hari Bhayangkara ke-80, di mana Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 207 peserta hadir yang terdiri dari 167 personel Polri dan 40 anggota Bhayangkari.
Sebelum melaksanakan donor darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik memenuhi syarat sebagai pendonor.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas kesehatan, sebanyak 109 kantong darah berhasil terkumpul dan siap disalurkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Adapun rincian kantong darah yang berhasil dihimpun meliputi golongan darah A sebanyak 26 kantong, golongan darah B sebanyak 39 kantong, golongan darah O sebanyak 41 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 3 kantong.
Sementara itu, sebanyak 98 peserta belum dapat melaksanakan donor darah karena beberapa faktor kesehatan dan persyaratan medis yang belum terpenuhi.
AIPTU Gunarni menjelaskan, bahwa sebagian peserta tidak dapat mendonorkan darahnya karena mengalami tekanan darah tinggi, kadar hemoglobin (HB) yang tinggi, serta belum memenuhi tenggang waktu minimal untuk melakukan donor darah kembali.
“Kami tetap mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya kepedulian sosial serta semangat kemanusiaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80,” pesanya. (mun)
Editor : Admin