GROBOGAN – Semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan seremonial. Bagi PT PLN (Persero) UP3 Grobogan, nilai-nilai Pancasila diterjemahkan dalam bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat, salah satunya melalui pelaksanaan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang memungkinkan pemeliharaan jaringan listrik dilakukan tanpa pemadaman.
Program tersebut terus digencarkan sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan. Melalui metode PDKB, petugas dapat melakukan perbaikan maupun pemeliharaan jaringan distribusi listrik saat aliran listrik tetap menyala, sehingga masyarakat tidak mengalami gangguan selama pekerjaan berlangsung.
Langkah ini dinilai sangat penting mengingat kebutuhan listrik saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Mulai dari aktivitas rumah tangga, layanan pemerintahan, fasilitas kesehatan, dunia pendidikan, hingga sektor usaha dan industri sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan.
Manager PLN UP3 Grobogan Anjar Widyatama mengatakan, pelayanan kelistrikan yang andal merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, semangat yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila menjadi landasan bagi PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai gotong royong, pengabdian, dan kepentingan bersama menjadi prinsip yang diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
“Semangat yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila mengajarkan pentingnya bekerja untuk kepentingan bersama. Melalui pekerjaan PDKB, PLN berupaya menghadirkan pelayanan terbaik dengan tetap menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi pelanggan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, metode PDKB menjadi salah satu inovasi pelayanan yang memberikan manfaat besar bagi pelanggan. Jika pada pekerjaan pemeliharaan konvensional diperlukan pemadaman sementara, melalui PDKB pekerjaan dapat dilakukan tanpa menghentikan aliran listrik yang diterima pelanggan.
Dengan demikian, berbagai aktivitas masyarakat dapat terus berjalan normal. Pelaku usaha tetap dapat menjalankan produksinya, layanan publik tidak terganggu, proses belajar mengajar tetap berlangsung, serta masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir terjadi pemadaman listrik akibat pekerjaan pemeliharaan jaringan.
Pelaksanaan PDKB sendiri tidak dapat dilakukan oleh sembarang petugas. Pekerjaan tersebut membutuhkan personel yang memiliki keahlian khusus, sertifikasi, serta pelatihan intensif sesuai standar operasional dan keselamatan yang berlaku di lingkungan PLN.
Setiap petugas yang terlibat dibekali peralatan khusus dan wajib menjalankan prosedur keselamatan kerja secara ketat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan dapat berjalan aman, efektif, dan sesuai target tanpa mengganggu pasokan listrik kepada pelanggan.
Selain meningkatkan keandalan sistem distribusi tenaga listrik, pelaksanaan PDKB juga menjadi bagian dari transformasi layanan PLN yang semakin berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui inovasi tersebut, PLN berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, efisien, dan berkualitas.
Keberhasilan pelaksanaan PDKB di wilayah Grobogan diharapkan mampu mendukung produktivitas masyarakat serta menjaga keberlangsungan berbagai sektor strategis yang membutuhkan pasokan listrik secara berkesinambungan.
Sejalan dengan semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya menjaga keandalan listrik, tetapi juga memastikan energi yang disalurkan mampu menjadi penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Grobogan dan sekitarnya.(mun)
Editor : Admin