Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kejar Jalan Mantap 32 Kilometer, Dinas PUPR Grobogan Kebut 10 Tender Proyek

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB
Sekretaris Dinas PUPR Grobogan Erry Subagyo
Sekretaris Dinas PUPR Grobogan Erry Subagyo

GROBOGAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Grobogan mulai mempercepat proses pengadaan proyek infrastruktur untuk mengejar target penanganan jalan sepanjang 30-32 kilometer pada 2026. 

Saat ini, sebanyak 10 paket pekerjaan tengah memasuki tahapan tender dan ditargetkan sudah berkontrak pada pertengahan Juli.

Sekretaris Dinas PUPR Grobogan, Erry Subagyo, mengatakan 10 paket tersebut saat ini berada pada tahap pemasukan dokumen penawaran dan evaluasi. 

Setelah seluruh proses selesai, kontrak pekerjaan ditargetkan diteken pada pertengahan Juli sehingga pelaksanaan fisik dapat segera dimulai.

"Kalau sesuai jadwal, pertengahan Juli sudah berkontrak. Waktu pelaksanaan masih cukup karena rata-rata pekerjaan berlangsung lima sampai enam bulan," ujarnya.

Paket yang sedang ditenderkan terdiri atas pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi jalan serta pembangunan jaringan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan.

Selain paket tender, pekerjaan yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) juga belum dapat dilelang. 

Saat ini dokumen masih menjalani proses asistensi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, proyek yang dibiayai melalui pinjaman daerah juga masih menunggu penyelesaian review dokumen teknis. Sedikitnya terdapat 25 paket pekerjaan yang masih dievaluasi.

Erry menjelaskan, review dilakukan terhadap perubahan harga, Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta gambar teknis atau Detail Engineering Design (DED). 

Banyaknya jumlah paket membuat proses tersebut membutuhkan waktu lebih lama.

"Perubahan harga, RAB, gambar atau DED juga direview. Karena paketnya cukup banyak, prosesnya memang membutuhkan waktu. Mudah-mudahan segera selesai sehingga bisa langsung masuk pengadaan," katanya.

Menurut Erry, hasil review terakhir menunjukkan total nilai paket pinjaman daerah kurang dari Rp 200 miliar. 

Hasil tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai dasar pelaksanaan proses berikutnya.

Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, Dinas PUPR berharap terdapat efisiensi atau sisa hasil tender. 

Anggaran yang tersisa diharapkan dapat dimanfaatkan kembali untuk memperbaiki ruas jalan yang belum memperoleh alokasi penanganan tahun ini.

"Kami berharap ada sisa hasil tender yang bisa digunakan lagi untuk menangani ruas jalan yang belum kebagian anggaran," ujarnya.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Grobogan menargetkan Jalan Mantap sepanjang 32 kilometer. 

Namun hingga pertengahan Juni, realisasi pekerjaan fisik baru mencapai sekitar 1,5 kilometer sehingga percepatan proses pengadaan menjadi salah satu langkah untuk mengejar target tersebut sebelum akhir tahun. (int)

Editor : Admin
#jalan mantap #grobogan #dinas pupr