GROBOGAN – Warga Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak meninggal dunia di jalan kampung, Jumat (29/5/2026).
Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Temuan itu kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Grobogan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Grobogan AKP Sunarto mengatakan, korban diketahui bernama Ng, 61, seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Gembel, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami dari Polsek Grobogan bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Grobogan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP,” ujar AKP Sunarto.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula saat korban datang ke warung milik Suyatmi, 59, untuk menitipkan dagangan berupa kerupuk.
Sesampainya di lokasi, korban memarkirkan sepeda motornya di jalan kampung depan warung. Sebelum kejadian, korban sempat berbincang singkat dengan seorang warga lainnya, Suminah, 61.
Tak lama kemudian, korban berjalan menuju sepeda motornya. Namun secara tiba-tiba korban terjatuh tersungkur di dekat kendaraan miliknya.
“Melihat korban jatuh, saksi langsung mendekat dan mendapati korban dalam keadaan tidak sadarkan diri,” jelas Kapolsek Grobogan.
Warga yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan sambil menghubungi Kepala Desa Rejosari Ali Sadikin, 47. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.
Tak berselang lama, petugas Polsek Grobogan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia di lokasi kejadian.
AKP Sunarto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan.
“Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung dan dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” terang AKP Sunarto.
Usai melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, aparat kepolisian langsung melakukan serangkaian tindakan mulai dari olah TKP hingga meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan kronologi peristiwa tersebut.
Sementara itu, pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Grobogan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat kepolisian maupun petugas kesehatan apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Kami mengapresiasi langkah cepat warga yang segera melapor kepada Polsek Grobogan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan situasi tetap kondusif,” pungkasnya. (mun)
Editor : Support