GROBOGAN – Proses pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Grobogan terus dikebut.
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto kembali turun langsung meninjau lokasi pembangunan di kawasan hutan Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mempercepat tahapan pembangunan satuan baru TNI AD yang masuk dalam program strategis pembangunan teritorial terpadu.
Dalam agenda itu, dilakukan pengecekan kondisi lahan, akses jalan, hingga pemetaan titik pembangunan pendukung lainnya.
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto mengatakan, pembangunan Yonif TP menjadi bagian penting dalam penguatan pertahanan wilayah sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kita usahakan pertengahan tahun ini proses pembangunan Yonif TP di Desa Kalimaro bisa dimulai,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Yonif TP nantinya tidak hanya berfungsi sebagai satuan pertahanan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan wilayah teritorial.
Konsep Yonif TP sendiri mengedepankan sinergi antara kekuatan pertahanan dengan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Meski proses percepatan terus dilakukan, Dandim menegaskan seluruh tahapan pembangunan tetap wajib mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku.
Pemanfaatan kawasan hutan harus melalui mekanisme administrasi kehutanan serta izin resmi dari kementerian terkait.
“Semua tetap berproses sesuai aturan. Karena ini menyangkut kawasan hutan, tentu ada tahapan administrasi, kajian ekologis, dan perizinan yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga terus dimatangkan bersama Perhutani maupun pihak terkait lainnya.
Sosialisasi kepada warga dan petani penggarap lahan hutan turut dilakukan secara bertahap guna menghindari potensi konflik sosial.
“Koordinasi perizinan dan survei lahan terus kita matangkan bersama Perhutani. Tahapan sosialisasi juga terus kita laksanakan kepada warga maupun petani penggarap lahan hutan agar tidak memicu konflik sosial di kemudian hari,” pungkasnya.
Rencana pembangunan Yonif TP di Kecamatan Kedungjati ini pun diharapkan mampu membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Selain memperkuat sistem pertahanan wilayah, pembangunan satuan baru tersebut diyakini akan membuka akses pembangunan infrastruktur, meningkatkan aktivitas ekonomi warga, hingga menciptakan peluang kerja baru di kawasan sekitar lokasi pembangunan. (int)
Editor : Admin