GROBOGAN – PDI Perjuangan Kabupaten Grobogan mulai memanaskan mesin politik menghadapi pemilu mendatang. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di gedung Dewi Sri, Danyang, Purwodadi, partai berlambang banteng moncong putih itu resmi melantik pengurus PAC baru di 19 kecamatan se-Kabupaten Grobogan.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi partai hingga tingkat kecamatan. Sejumlah wajah baru kini dipercaya menduduki posisi strategis sebagai ketua PAC. Bahkan sebagian di antaranya berasal dari anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Grobogan.
Suasana Musancab berlangsung penuh semangat kader. Para pengurus PAC yang baru dilantik langsung diambil sumpah dan janji jabatan untuk menjalankan tugas kepartaian ke depan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Grobogan Sri Sumarni mengatakan, penyegaran kepengurusan dilakukan untuk memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan soliditas kader menjelang pertarungan politik 2029.
“Banyak wajah baru yang kami beri amanah memimpin PAC. Sebagian dari anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Grobogan supaya konsolidasi partai semakin kuat,” ujarnya usai pelantikan ketua PAC PDI P Se Kabupaten Grobogan yang diikuti ribuan kader pengurus PAC, ranting dan anak ranting.
Beberapa kecamatan yang kini dipimpin kader baru dari unsur fraksi di antaranya Kecamatan Tawangharjo, Geyer, Wirosari, Toroh, Godong, Tanggungharjo dan Karangrayung.
Menurut Sri Sumarni, pengurus baru memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam membenahi ranting dan anak ranting di tingkat desa. Struktur partai di bawah dinilai menjadi ujung tombak kemenangan partai dalam pemilu.
“Pengurus baru harus semangat menata ranting dan anak ranting. Itu menjadi PR bersama untuk memperkuat organisasi sampai tingkat bawah,” tegasnya.
Bupati Grobogan periode sebelumnya itu juga menargetkan PDI Perjuangan tetap menjadi pemenang di Kabupaten Grobogan pada Pemilu 2029. Karena itu, seluruh kader diminta mulai bergerak dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.
“Kalau ingin menang pada 2029, maka kerja politik harus dimulai dari sekarang. Semua kader harus solid dan turun ke masyarakat,” katanya.
Dalam kepengurusan baru tersebut, keterwakilan perempuan juga mendapat perhatian. Dari 19 ketua PAC yang dilantik, tiga di antaranya merupakan perempuan, yakni dari Kecamatan Tanggungharjo, Geyer dan Kradenan.
Sri Sumarni menilai perempuan memiliki kemampuan memimpin yang tidak kalah dibanding laki-laki. Bahkan menurutnya, perempuan cenderung lebih teliti dalam menjalankan organisasi.
“Perempuan harus maju dan bisa menyamai laki-laki. Biasanya perempuan lebih teliti,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Yohanes Winarto menjelaskan, proses pembentukan pengurus PAC telah melalui tahapan panjang.
Mulai dari penjaringan, penyaringan hingga penetapan dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah sebelum akhirnya menetapkan satu ketua PAC beserta dua personalia lainnya, yakni sekretaris dan bendahara.
“Musancab ini bagian dari penataan organisasi partai. Semua sudah melalui proses penjaringan, penyaringan dan penetapan oleh DPD Jawa Tengah,” jelasnya.
Ia menambahkan, tujuan utama Musancab adalah membentuk mesin politik partai yang kuat untuk menghadapi pertempuran elektoral pada pemilu mendatang.
Karena itu, setiap PAC diminta menyiapkan sumber daya manusia yang kuat, disiplin dan memiliki semangat membangun kekuatan elektoral di wilayah masing-masing.
“Yang dibutuhkan partai adalah SDM yang kuat, semangat dan disiplin dalam membangun kekuatan elektoral,” katanya.
Dalam struktur baru tersebut, masing-masing PAC memiliki 11 pengurus. Seluruh pengurus dari 19 kecamatan kini telah resmi terbentuk dan sah menjalankan program organisasi sesuai AD/ART partai.
“Hari ini seluruh pengurus PAC sudah dilantik dan diambil sumpah jabatan. Artinya sudah sah bekerja menjalankan program partai ke depan,” lanjutnya.
Yohanes juga menegaskan bahwa komposisi kepengurusan telah mengakomodasi keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Selain itu, unsur pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama juga ikut dilibatkan dalam struktur partai.
Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat basis dukungan partai sekaligus menjaga kemenangan PDI Perjuangan di Kabupaten Grobogan pada pemilu mendatang. (mun)
Editor : Admin