GROBOGAN – Peristiwa kebakaran menggegerkan warga Kampung Gubug Timur, Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Senin malam (18/5/2026).
Sebuah rumah dilalap si jago merah, menyebabkan seorang lansia lumpuh mengalami luka bakar serius setelah terjebak di dalam kobaran api.
Rumah yang terbakar diketahui milik Mustofa (41). Api disebut muncul dari bagian depan rumah dan dengan cepat membesar hingga membuat warga sekitar panik.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menjelaskan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi usai menerima laporan.
“Begitu menerima laporan, anggota Polsek Gubug segera menuju lokasi guna membantu proses pemadaman api sekaligus melakukan evakuasi terhadap korban,” kata AKP Anang.
Kebakaran terjadi saat Mustofa bersama istrinya, Zulfatul Sholechah (43), serta anaknya pergi keluar rumah untuk membeli makanan di sekitar depan Balai Desa Kuwaron.
Di dalam rumah saat itu hanya ada seorang lansia bernama Rukilah (67) yang terbaring sakit akibat kelumpuhan di tempat tidur bawah tangga.
Selain itu, terdapat seorang anak yang berada di lantai dua.
Namun saat keluarga kembali, mereka mendapati asap tebal disertai kobaran api sudah keluar dari dalam rumah.
Mustofa pun nekat masuk untuk menyelamatkan Rukilah yang tidak bisa bergerak. Api diketahui telah membakar tempat tidur korban.
Dalam kondisi panik, Mustofa berusaha memadamkan api dengan air dari kran depan rumah sambil mengevakuasi korban keluar.
Sementara itu, istri Mustofa meminta anak yang berada di lantai dua tetap bertahan karena tangga rumah mulai terbakar.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berdatangan untuk membantu.
Petugas kepolisian bersama warga dan pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain.
“Petugas bersama warga berhasil memadamkan api, sehingga kebakaran tidak sampai meluas ke rumah warga lainnya,” jelas Kapolsek.
Setelah api berhasil dipadamkan, anak yang berada di lantai dua akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat meski kondisi tangga sudah hangus terbakar.
Sementara itu, Rukilah dilarikan ke RS Getas Pendowo untuk mendapatkan penanganan medis. Korban mengalami luka bakar cukup serius pada kepala bagian kanan, tangan kanan, dada, hingga perut.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, luka bakar korban diperkirakan mencapai 65 persen," ungkapnya.
Selain menimbulkan korban luka, kebakaran juga menghanguskan sejumlah barang di dalam rumah seperti dipan tempat tidur dan satu unit televisi LED.
Kerugian materi ditaksir mencapai Rp10 juta.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, polisi menduga sumber api berasal dari obat nyamuk yang menyala di dekat tempat tidur korban.
Petugas turut mengamankan barang bukti berupa obat nyamuk merek King Kong serta korek api kayu.
Kapolsek Gubug mengimbau warga lebih waspada saat menggunakan benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat malam hari atau ketika rumah ditinggal.
Ia juga mengingatkan masyarakat memastikan sumber api benar-benar aman sebelum beristirahat maupun bepergian. (int)
Editor : Admin