Insiden nahas tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal diketahui bernama Budi Heriyanto, 57, warga Desa Suruh Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang sebagai penumpang.
Sementara itu, pengemudi kendaraan, Sanyoto, 50, warga Kecamatan Mijen Kabupaten Semarang, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr R Soedjati Purwodadi untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil Chevrolet tersebut melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dalam kondisi kurang konsentrasi sehingga pengemudi tidak menyadari adanya tikungan jalan ke arah kiri atau selatan.
Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri. Namun kendaraan justru oleng, menabrak pembatas jembatan, lalu tercebur ke aliran sungai di bawah jembatan.
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan Iptu Eko Ari Kusworo menyebut, kondisi cuaca saat kejadian diduga turut memengaruhi kecelakaan tersebut. Saat insiden berlangsung, wilayah sekitar diguyur hujan deras sehingga jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.
“Diduga saat itu kondisi hujan deras sehingga jarak pandang pengemudi tidak begitu jelas. Pengemudi juga diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan hilang kendali dan terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi maupun penumpang diketahui tidak menggunakan sabuk pengaman. Benturan keras saat kendaraan menghantam pembatas jembatan menyebabkan penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta. Polisi mengategorikan peristiwa itu sebagai kecelakaan lalu lintas berat.
Sejumlah saksi di lokasi, di antaranya Ribut Budiyanto, 52, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Godong, serta Divani, 26, perangkat desa setempat, turut dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.
“Petugas langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah TKP, evakuasi kendaraan, serta membantu proses evakuasi korban dari lokasi kejadian,” katanya.
Selain melakukan pengamanan barang bukti dan pemeriksaan saksi, polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pengendara pun diimbau lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika cuaca buruk dan melintasi jalur minim penerangan. (mun)
Editor : Admin