GROBOGAN – Program Karya Bhakti Mandiri (KBM) TNI Tahap IV TA 2026 yang dilaksanakan Kodim 0717/Grobogan di Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, resmi ditutup pada Rabu (13/5/2026).
Pemotongan pita tersebut sekaligus menjadi tanda diresmikannya jalan rabat beton di Dusun Peting, Desa Kradenan, yang menjadi salah satu sasaran utama pembangunan dalam program KBM TNI.
Dalam pelaksanaannya, KBM TNI memiliki sasaran hampir sama dengan TMMD, yang terbagi menjadi kegiatan fisik dan non fisik.
Untuk sasaran fisik meliputi pengecoran jalan rabat beton, rehab musala, rehab pos kamling, dan jambanisasi.
Sedangkan sasaran non fisik meliputi penyuluhan seperti Bela Negara, Kamtibmas, narkoba, radikalisme, hukum, dan kesehatan.
Kepala Desa Kradenan, Azim Tawakala, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan di desanya.
“Kami selaku Pemdes Kradenan dan atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Grobogan, Kodim 0717/Grobogan serta segenap unsur yang telah membantu membangun infrastruktur di desa kami,” ucapnya.
Sementara itu, Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto mengatakan bahwa KBM merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah bersama TNI untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah.
“Syukur Alhamdulillah kita telah bersama-sama menyelesaikan kegiatan Karya Bhakti Mandiri tahap IV tahun 2026 di Desa Kradenan dengan baik dan lancar. Semoga dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi warga,” ujarnya.
Ia menegaskan, selesainya KBM bukan berarti kerja sama berhenti sampai di situ.
“Dengan selesainya kegiatan Karya Bhakti Mandiri ini bukan berarti kita putus hubungan sampai di sini. Ke depan masih banyak tugas yang harus kita kerjakan bersama,” tegasnya.
Kegiatan penutupan KBM TNI kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan sembako kepada perwakilan keluarga kurang mampu di Desa Kradenan. Hingga pemberian ATK ke anak-anak sekolah. (int)
Editor : Admin