Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Penyebab Laka KAI vs Mobil Karena Pandangan Terbatas

Sirojul Munir • Jumat, 1 Mei 2026 | 10:15 WIB
EVAKUASI – Mobil Avanza putih korban kecelakaan KAI sedang dievakuasi menggunakan truk derek untuk mengangkat mobil dari sawah ke jalan di perlintasan tanpa palang di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon.
EVAKUASI – Mobil Avanza putih korban kecelakaan KAI sedang dievakuasi menggunakan truk derek untuk mengangkat mobil dari sawah ke jalan di perlintasan tanpa palang di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon.

 

GROBOGAN – Hasil penyelidikan Satlantas Polres Grobogan penyebab kecelakaan KA Agro Bromo relasi Gambir Surabaya dengan Mobil Avanza di perlintasan KA tanpa palang antara Desa Sidorejo dengan Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon karena terbatasnya pandangan sopir 

Kasatlantas Polres Grobogan AKP Kumla Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Iptu Arie Eko mengatakan, kejadian kecelakaan antara mobil Avanza dengan KAI berlangsung ketika mobil Avanza berjalan dari arah selatan ke utara. Setelah sampai di perlintasa KAI tanpa palang tersebut sopir tidak mengetahui ada KAI lewat dari arah barat ke timur.

Mobil berpenumpang Sembilan orang tersebut akhirya terjadi kecelakaan dan mobil terpental sampai sepuluh meter.

”Kecelakaan ini karena pandangan terbatas kurang dari sepuluh meter. Akibat dari kecelakaan tersebut ada empat korban meninggal dunia dan dua luka ringan,” kata Iptu Arie Eko.

Hasil dari olah TKP sementara tersebut disebabkan karena akibat gangguan dari jarak pandang terbatas . Mobil yang terlibat kecelakaan KAI tersebut merupakan rombongan mobil kedua dari empat mobil rombongan.

”Mobil korban kami evakuasi dengan truk untuk penyelidikan,” terang dia.

Sebelumnya,  Kecelakan KAI kembali terjadi di Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5). Akibatnya mobil Avanza putih dengan Nomor Polisi 1060 KZ ringsek setelah ditabrak oleh KA Agro Bromo Anggrek relasi Gambir Surabaya.

Ada empat meningga duni akibat kecelakaan tersebut. KAI  tersebut sedang melaju dari arah Jakarta ke Surabaya saat lewat perlintasan tanpa palang di antara Stasiun Panunggalan – Stasiun Kradenan, di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Kejadian itu disebut berlangsung sekitar pukul 02.52 WIB tadi. Mobil  yang menjadi korban kecelakaan tersebut merupakan rombongan pengantar calon jemaah haji Grobogan asal Desa Sidorejo.

 Mobil yang ditabrak KAI merupakan mobil rombongan kedua dari empat mobil. Saat melintas di perlintasan KAI tersebut mobil pertama berisikan dua jamaah haji. Pasangan Sadi dan Wartini warga Desa Siderejo, di Dusun Sidorejo RT 5 RW 2, kecamatan Pulokulon.

Dari rombongan tersebut ada empat mobil. Dua mobil depan berisikan keluarga dan dua bus belakang berisikan dari tetangga dan warga sekitar. Mobil avanza yang tertabrak KAI tersebut terpental sepanjang 10 meter. Kemudian mobil terkena tiang saluran jaringan internet sebelum jatuh ke sawah.

Mobil korban tersebut berisikan Sembilan penumpang. Berupa cucu, anak dan besan dari keluarga Nardi dan Wartini yang berangkat haji. Dari Sembilan penumpang ada empat orang meninggal dunia. Korban kemudian dibantu evakuasi Polsek Panunggalan dan warga sekitar untuk dibawa ke Puskesmas Pulokulon.

Empat data korban meninggal dunia Nayla Dwi Kartika, 10 warga Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Shazia Belfania, 2 , warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon. Keduanya adalah keluarga cucu. Kemudian Dalny, 51 dan Muhammad Sya’roni, 51 warga Desa Kemloko, Kecamatan Godong. Keduanya adalah besan keluarga. (mun)

Editor : Admin
#Laka KAI Meninggal Empat #Mobil Vs KAI Empat Meninggal #rombogan jamaah haji laka empat meninggal #satlantas polres grobogan