Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perlintasan Tanpa Penjagaan di Grobogan Makan Korban, Mobil Pengantar Haji Ringsek Disambar Kereta, Begini Penjelasan KAI

Ali Mustofa • Jumat, 1 Mei 2026 | 10:15 WIB
EVAKUASI – Mobil Avanza putih korban kecelakaan KAI sedang dievakuasi menggunakan truk derek untuk mengangkat mobil dari sawah ke jalan di perlintasan tanpa palang di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon.
EVAKUASI – Mobil Avanza putih korban kecelakaan KAI sedang dievakuasi menggunakan truk derek untuk mengangkat mobil dari sawah ke jalan di perlintasan tanpa palang di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon.

GROBOGAN – Kecelakaan tragis kembali terjadi di perlintasan kereta api wilayah Kabupaten Grobogan pada Jumat (1/5) dini hari.

Sebuah mobil yang mengangkut rombongan penumpang tertemper Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

Peristiwa tersebut menewaskan empat orang, sementara rangkaian kereta sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) guna pemeriksaan keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebutkan insiden berlangsung sekitar pukul 02.52 WIB di perlintasan langsung (JPL) 52 Km 29+800 jalur hulu antara Stasiun Panunggalan dan Stasiun Kradenan.

Setelah terjadi benturan, kereta dihentikan sementara di Stasiun Kradenan pukul 02.54 WIB untuk memastikan kondisi sarana tetap aman.

Pemeriksaan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) berlangsung cepat dan menyatakan rangkaian kereta dalam kondisi laik jalan.

Kereta kemudian melanjutkan perjalanan kembali pada pukul 02.56 WIB.

KAI menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel.

Sesuai Pasal 181 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, masyarakat dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menempatkan benda di atas rel, maupun melintas secara sembarangan.

Di sisi lain, Plt Kasi Humas Polres Grobogan Ipda Arif Suryanto mengungkapkan bahwa perlintasan di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon selama ini dijaga secara swadaya oleh warga Desa Tuko dan Desa Sidorejo karena berada di perbatasan wilayah.

Penjagaan dilakukan bergantian dalam dua sif, yakni pukul 06.00–18.00 WIB oleh warga Sidorejo dan pukul 18.00–06.00 WIB oleh warga Tuko.

Rombongan Pengantar Haji Jadi Korban

Mobil yang tertabrak diketahui merupakan Avanza putih bernomor polisi K 1060 KZ yang membawa rombongan pengantar calon jemaah haji asal Desa Sidorejo.

Kendaraan tersebut merupakan mobil kedua dari empat mobil rombongan yang melintas di perlintasan tanpa palang pintu.

Mobil pertama berhasil melintasi rel dengan selamat.

Namun saat kendaraan kedua melintas, kereta datang dari arah Jakarta menuju Surabaya dan tabrakan tidak dapat dihindari. 

Benturan keras membuat mobil terpental sekitar 10 meter, menabrak tiang jaringan internet, lalu terlempar ke area persawahan.

Di dalam kendaraan terdapat sembilan penumpang yang terdiri dari keluarga dan kerabat calon jemaah haji.

Empat orang meninggal dunia, sedangkan lima lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Satu korban dengan kondisi cukup serius dirujuk ke RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi.

Evakuasi korban dilakukan bersama oleh aparat kepolisian dan warga sekitar.

Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan berkabut sehingga jarak pandang terbatas.

Perlintasan Tanpa Palang Jadi Sorotan

Perlintasan yang berada di perbatasan Desa Sidorejo dan Desa Tuko tersebut diketahui tidak memiliki palang pintu resmi.

Penjagaan hanya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dan tidak selalu tersedia pada malam hari.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kedisiplinan saat melintasi perlintasan sebidang.

Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (int/mun)

 
Editor : Ali Mustofa
#kereta api #meninggal #grobogan #perlintasan #kepolisian