GROBOGAN – Tiga bersaudara Bencheghib, Gary, Sam, dan Kelly, kembali melanjutkan rangkaian aksi lingkungan 'Run for Rivers' di Kabupaten Grobogan.
Kali ini, mereka tidak hanya berlari, tetapi juga turun langsung melakukan aksi bersih-bersih sungai bersama Pemerintah Kabupaten Grobogan pada Rabu (29/4).
Aksi bersih sungai yang digagas komunitas Sungai Watch itu akan dipusatkan di Sungai Jajar Lama, Desa Kramat, Kecamatan Penawangan.
Lokasinya hanya sekitar 300 meter dari titik water station (WS) terakhir tempat mereka singgah saat berlari pada Senin (27/4) sore.
Kegiatan ini rencananya melibatkan sekitar 200 peserta, mulai dari pelajar, warga setempat, hingga unsur TNI-Polri.
Mereka akan bergotong royong mengangkat sampah yang selama ini menumpuk di aliran sungai, sekaligus mengirim pesan kuat bahwa persoalan sampah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab semua pihak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Heru Dwi Cahyono menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut.
DLH bahkan menyiapkan armada untuk memastikan sampah yang berhasil dikumpulkan tidak kembali berserakan.
“Ini bukan sekadar bersih-bersih sungai, tapi gerakan edukasi. Kami berharap aksi ini bisa membangkitkan kesadaran masyarakat bahwa sungai bukan tempat buang sampah,” ujar Heru.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, DLH Grobogan akan mengerahkan dua unit dump truck untuk mengangkut sampah hasil pembersihan.
Heru berharap, gerakan ini tidak berhenti pada seremoni, namun bisa menjadi momentum perubahan perilaku masyarakat.
Menurutnya, aksi bersama komunitas internasional seperti Bencheghib bersaudara dapat menjadi pemantik agar warga semakin peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
“Kami ingin setelah kegiatan ini, masyarakat makin sadar. Jangan sampai sungai yang seharusnya jadi sumber kehidupan justru berubah menjadi tempat pembuangan,” tegasnya.
Aksi bersih sungai ini menjadi bagian dari kampanye besar Run for Rivers yang diusung Bencheghib bersaudara.
Kampanye tersebut tidak hanya menyoroti isu pencemaran sungai, tetapi juga mengajak masyarakat di berbagai daerah untuk terlibat langsung dalam aksi nyata, bukan sekadar wacana. (int)
Editor : Admin