Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Aktivis Sungai Watch Puji Grobogan Asri, Sungai Dinilai Lebih Bersih

Ali Mustofa • Selasa, 28 April 2026 | 14:40 WIB
DISAPA EMAK-EMAK: Gary dan Kelly mendapat sambutan dari warga saat berlari Jalan Purwodadi-Kuwu. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
DISAPA EMAK-EMAK: Gary dan Kelly mendapat sambutan dari warga saat berlari Jalan Purwodadi-Kuwu. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Dalam audiensi bersama Pemkab Grobogan, Gary Bencheghib menyampaikan kekagumannya terhadap kondisi Kabupaten Grobogan yang dinilainya masih hijau dan kental dengan nuansa pedesaan Jawa.

Ia mengaku terkesan dengan sambutan pemerintah daerah serta suasana wilayah yang masih didominasi rumah joglo dan hamparan persawahan.

Menurutnya, kondisi sungai di Grobogan juga relatif lebih bersih dibanding sejumlah daerah yang telah mereka lewati.

Gary menuturkan, sepanjang perjalanan di wilayah tersebut, mereka belum menemukan banyak tumpukan sampah di aliran sungai.

Hal itu membuat Grobogan dinilai sebagai salah satu daerah yang memiliki lingkungan cukup terjaga.

Hal senada disampaikan Sam Bencheghib.

Ia menjelaskan, perjalanan Run for Rivers dimulai sejak 28 Maret dari Bali, dan Grobogan menjadi kabupaten ke-13 yang disinggahi dalam rute menuju Jakarta. 

Dari seluruh daerah yang telah dilalui, Grobogan disebut sebagai salah satu wilayah dengan kondisi lingkungan paling bersih.

Bupati Grobogan Setyo Hadi menyambut hangat kunjungan ketiga aktivis tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian mereka terhadap persoalan sampah di Indonesia, termasuk di wilayah Grobogan.

Menurutnya, perhatian dari aktivis luar negeri seharusnya menjadi pemacu bagi masyarakat dan pemerintah untuk semakin serius menjaga kebersihan lingkungan.

Meski demikian, ia mengakui persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Grobogan.

Setiap hari, volume sampah yang dihasilkan masyarakat diperkirakan mencapai 850 ton, sehingga membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.

Bupati berharap, kunjungan dan rencana aksi bersih sungai yang akan digelar tim Sungai Watch dapat memicu kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah.

Pemkab Grobogan juga membuka peluang kerja sama lanjutan, terutama dalam edukasi bagi pelajar dan masyarakat agar kebiasaan membuang serta membakar sampah sembarangan dapat dikurangi. (int)

Editor : Ali Mustofa
#lingkungan #grobogan #masyarakat #pemkab #aliran sungai