Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Satlantas Grobogan Turun ke SMKN 1 Purwodadi, Pelajar Dibekali Tertib Lalin hingga Pertolongan Pertama Laka

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 22 April 2026 | 21:24 WIB
SOSIALISASI: Satlantas, Jasa Raharja dan PSC 119 Dinkes Grobogan saat sosialisasi di SMKN 1 Purwodadi.
SOSIALISASI: Satlantas, Jasa Raharja dan PSC 119 Dinkes Grobogan saat sosialisasi di SMKN 1 Purwodadi.

GROBOGAN – Satlantas Polres Grobogan kembali turun langsung ke lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.

Kali ini, kegiatan sosialisasi digelar di SMK Negeri 1 Purwodadi, Rabu (22/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya diberi pemahaman mengenai tata tertib berlalu lintas, namun juga mendapatkan pembekalan materi pertolongan pertama gawat darurat bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB di lingkungan SMK Negeri 1 Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Satlantas Polres Grobogan yang melibatkan Jasa Raharja Cabang Purwodadi serta petugas dari PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Satlantas dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

“Kami hadir di sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar bahwa keselamatan di jalan itu bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama.

Pelajar harus paham aturan dan disiplin sejak dini,” ujar AKP Kumala.

Dalam penyampaian materi, Satlantas menekankan pentingnya disiplin berkendara sejak usia muda, terutama bagi pelajar yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor.

Beberapa poin yang disampaikan antara lain kewajiban memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengendara, pentingnya membawa STNK saat berkendara, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas.

Selain itu, siswa juga diingatkan untuk selalu mematuhi batas kecepatan maksimum, menggunakan helm standar, serta memastikan kendaraan dalam kondisi lengkap dan layak jalan, mulai dari lampu hingga sein.

“Hal-hal kecil seperti memakai helm, membawa STNK, atau menyalakan sein sering dianggap sepele. Padahal itu bagian penting yang bisa menyelamatkan nyawa,” lanjutnya.

Tak hanya soal aturan, Satlantas juga memberikan imbauan agar para pelajar lebih bijak dan bertanggung jawab di jalan raya demi menghindari risiko kecelakaan.

Sementara itu, Petugas PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Daru Puji Hidayat turut memberikan edukasi mengenai pertolongan pertama gawat darurat.

Mulai dari tindakan bantuan awal yang cepat, tepat, dan aman kepada korban kecelakaan maupun kondisi medis darurat sebelum ditangani tenaga medis profesional.

Materi tersebut mencakup langkah awal penanganan korban dalam situasi darurat seperti henti napas atau henti jantung, perdarahan, syok, hingga patah tulang.

Menurutnya, pembekalan pertolongan pertama ini menjadi bagian penting karena pelajar sering berada di jalan dan berpotensi menjadi saksi kejadian kecelakaan.

“Kami ingin siswa punya bekal dasar. Setidaknya mereka tahu langkah awal apa yang harus dilakukan ketika melihat korban kecelakaan, sehingga bisa membantu sebelum petugas medis datang,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki wawasan dan keberanian untuk membantu korban kecelakaan lalu lintas saat menemui kejadian di jalan, sehingga dapat mencegah kondisi korban semakin parah sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami berharap setelah sosialisasi ini, para pelajar bisa menjadi contoh tertib berlalu lintas, baik untuk teman sebaya maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya. (int)

Editor : Admin
#satlantas grobogan #grobogan #laka lantas #kecelakaan