GROBOGAN – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) turun langsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Grobogan digelar di Grand Master Hotel Purwodadi, Rabu (15/4). Forum tertinggi di tingkat cabang tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun arah kebijakan lima tahun ke depan.
Hadir dalam kegiatan itu, pengurus DPP PKB Siti Mukaromah yang menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk memperkuat peran partai di tengah masyarakat.
“Ini adalah forum tertinggi di tingkat cabang. Di sini kita melakukan evaluasi kinerja sekaligus menyusun program lima tahun ke depan. PKB harus menjadi mesin politik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh struktur partai harus bekerja secara kerakyatan dengan mengusung wakil rakyat yang benar-benar hadir untuk masyarakat, baik di tingkat DPRD kabupaten, provinsi, hingga pusat. Evaluasi jabatan pun dilakukan dengan melihat sejauh mana manfaat yang telah dirasakan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan partai dalam menjawab berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk di Kabupaten Grobogan. Seluruh elemen partai diminta mampu menghadirkan gagasan dan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Siti Mukaromah turut menyinggung makna di balik tagline “Ijo Royo-royo” yang menjadi semangat PKB. Ia menyebut, konsep “ijo” tidak hanya dimaknai secara simbolik, tetapi juga sebagai komitmen terhadap kesejahteraan dan kelestarian lingkungan.
“Kondisi lingkungan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ada pencemaran, ada kerugian yang dirasakan masyarakat. Kalau kita ingin alam baik, maka kita juga harus berbuat baik kepada alam,” tegasnya.
Ia mengingatkan, kerusakan lingkungan seperti hilangnya pepohonan dapat memicu berbagai bencana, mulai dari banjir hingga abrasi. Karena itu, kader PKB di Grobogan diharapkan turut berperan aktif menjaga lingkungan agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Grobogan, Mukhlisin mengatakan, dalam Muscab kali ini pihaknya juga mendorong gerakan penghijauan dengan membagikan bibit pohon kepada kader untuk ditanam di wilayah masing-masing.
“Jenis pohon yang kami dorong di antaranya matoa, yang tidak hanya untuk penghijauan tapi juga bisa berbuah dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya yang menyebutkan ada 100 pohon yang dibagikan.
Dari sisi politik, PKB Grobogan juga memasang target peningkatan kursi pada Pemilu mendatang. Jika pada Pileg 2024 berhasil meraih delapan kursi, maka pada periode berikutnya ditargetkan meningkat menjadi sepuluh sampai 12 kursi.
“Hitungan kami, target ke depan bisa mencapai 10 kursi. Ini menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih maksimal,” tambahnya.
Ketua Steering Committee (SC) Muscab DPC PKB Grobogan, Fatoni menambahkan, proses pemilihan kepengurusan kali ini berbeda dari sebelumnya. Nama-nama calon dari tingkat kecamatan akan diajukan ke DPP PKB untuk mengikuti tahapan fit and proper test.
“Hasil dari Muscab ini tidak langsung menetapkan ketua. Nama-nama yang masuk akan dibawa ke DPP untuk dilakukan fit and proper test, kemudian DPP yang menentukan,” ungkapnya.
Dengan mekanisme tersebut, diharapkan kepemimpinan PKB ke depan semakin solid dan mampu menjawab tantangan politik serta kebutuhan masyarakat secara lebih optimal. (mun)
Editor : Admin