GROBOGAN – SMAN 1 Toroh, Kabupaten Grobogan, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah.
Program literasi tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan telah berjalan konsisten sejak tahun 2014 hingga sekarang.
Kegiatan literasi ini menjadi salah satu agenda wajib sekolah yang bertujuan meningkatkan minat baca siswa sekaligus membentuk karakter pelajar yang cerdas, kritis, dan berwawasan luas.
Dalam pelaksanaannya, siswa diarahkan untuk membaca berbagai sumber bacaan, termasuk media cetak seperti Jawa Pos Radar Kudus yang tersedia di lingkungan sekolah.
Waka Sarana dan Prasarana SMAN 1 Toroh, Slamet Sugiyono, mengatakan budaya literasi tersebut merupakan bagian dari rutinitas mingguan sekolah yang telah tertata rapi.
“Setiap hari Senin ada upacara, Selasa literasi, Rabu sarapan bersama, Kamis literasi Alquran. Sedangkan Jumat diisi kegiatan sehat, bersih, kreatif, dan religius. Ini rutin tiap minggunya,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar rutinitas, namun juga menjadi sarana pembiasaan positif agar siswa lebih disiplin, gemar membaca, serta memiliki karakter religius dan peduli lingkungan.
Selain literasi umum, sekolah juga menguatkan pembentukan karakter spiritual melalui program literasi Alquran yang dilaksanakan setiap Kamis.
Program ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia pada diri siswa.
Dengan kegiatan yang berkelanjutan ini, Slamet berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik.
Dengan budaya literasi yang berjalan selama lebih dari satu dekade ini menjadi bukti keseriusan SMAN 1 Toroh dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, inspiratif, dan berorientasi pada pembentukan karakter siswa secara menyeluruh. (int)
Editor : Admin