GROBOGAN – Pendaftaran calon Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan kembali bertambah.
Setelah masa pendaftaran diperpanjang selama lima hari, yakni 7–12 April 2026, tercatat ada lima pendaftar baru yang masuk.
Dengan tambahan tersebut, jumlah pelamar yang mengikuti proses seleksi semakin bertambah.
Para pendaftar baru ini masih berada pada tahap pendaftaran daring dan selanjutnya akan menjalani seleksi administrasi.
Ketua Panitia Seleksi Direksi Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan, Heru Dwi Cahyono, mengatakan para pelamar tersebut diharapkan dapat memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.
“Ada lima pendaftar baru dan satu pendaftar dari gelombang pertama yang sudah lolos administrasi. Harapannya, para pelamar ini juga bisa memenuhi syarat administrasi,” ujarnya.
Dari sejumlah nama yang mendaftar, terdapat beberapa figur yang cukup dikenal.
Di antaranya mantan Direktur Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan periode 2021–2026, Myra Heltiyani, serta mantan Direktur periode 2016–2021, Bambang Pulonggono, yang saat ini menjabat Direktur Umum PDAM Kota Magelang.
Selain itu, terdapat pula kandidat dari internal perusahaan, yakni Manager Humas Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan Eko Supriyanto.
Beberapa pelamar lain berasal dari berbagai latar belakang, termasuk Nasir Umar, warga Purwodadi. Menariknya, dua pendaftar lainnya merupakan lulusan baru atau fresh graduate.
Heru menjelaskan, hasil seleksi administrasi tahap lanjutan akan diumumkan pada 15 April 2026.
“Nama-nama yang lolos administrasi akan kami publikasikan pada 15 April 2026,” jelasnya.
Dalam proses seleksi ini, panitia menerapkan sejumlah persyaratan, salah satunya terkait batas usia. Calon direktur minimal berusia 35 tahun dan maksimal 55 tahun.
Apabila tidak memenuhi syarat tersebut atau dokumen administrasi tidak lengkap, maka peserta otomatis dinyatakan gugur.
Sebelumnya, pendaftaran calon direktur dibuka secara daring mulai 27 Maret hingga 2 April 2026. Tahap seleksi administrasi pertama berlangsung pada 3–5 April dengan pengumuman hasil pada 6 April 2026.
Namun karena jumlah pelamar yang memenuhi syarat masih belum mencukupi, masa pendaftaran akhirnya diperpanjang pada 7–11 April 2026.
Selanjutnya, seleksi administrasi ulang dijadwalkan pada 12–13 April, sementara pengumuman hasilnya tetap dilakukan pada 15 April 2026.
Dalam proses rekrutmen ini, panitia seleksi juga menggandeng perguruan tinggi, yakni Universitas Kristen Indonesia (UKI), yang telah berpengalaman mendampingi rekrutmen direksi di sejumlah BUMD, seperti Bank Jateng, BKK, hingga PDAM di berbagai daerah.
Selain itu, proses seleksi juga mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang pengelolaan BUMD dan PDAM.
Berdasarkan aturan tersebut, calon direktur yang terpilih nantinya harus diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan pertimbangan teknis sebelum dilantik.
Heru menambahkan, peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tahapan berikutnya berupa pemaparan kondisi eksisting Perumdam Purwa Tirta Dharma serta Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
“Nanti peserta diminta memaparkan kondisi eksisting Perumdam Purwa Tirta Dharma dan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan yang dijadwalkan pada 18–19 April 2026,” terangnya.
Sementara itu, Dewan Pengawas sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan menjelaskan bahwa pada gelombang pendaftaran sebelumnya terdapat sejumlah pelamar yang gugur pada tahap administrasi.
Beberapa di antaranya tidak memenuhi batas usia, belum melampirkan transkrip nilai, hingga tidak memiliki sertifikat kompetensi air minum.
Diketahui, panitia seleksi terdiri dari lima orang. Ketua dijabat Heru Dwi Cahyono yang juga Dewan Pengawas sekaligus Plt Direktur Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan.
Sekretaris dijabat Kabag Hukum Setda Grobogan Riadqa Priambodo. Sementara anggota panitia terdiri dari Kepala DPPKAD Grobogan Wahyu Susetijono, akademisi Universitas Diponegoro Prof. Dr. Kismartini, serta perwakilan UKI Fitri. (mun)