Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tugu Batas Kota Purwodadi-Toroh Ambruk, Pemkab Grobogan Cari Solusi Perbaikan

Intan Maylani • Jumat, 3 April 2026 | 18:49 WIB
RUSAK: Ikon tambahan tugu perbatasan Kota Purwodadi-Toroh yang rusak diterjang angin beberapa waktu lalu. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
RUSAK: Ikon tambahan tugu perbatasan Kota Purwodadi-Toroh yang rusak diterjang angin beberapa waktu lalu. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
GROBOGAN– Ikon tugu batas Kota Purwodadi–Toroh yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung pada Jumat (20/3) menambah pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan.

Pemerintah daerah kini mengupayakan perbaikan sekaligus mempercantik kembali tugu penanda perbatasan wilayah tersebut.

Diketahui, tugu batas kota tersebut sebelumnya sempat direhabilitasi pada 2022 melalui program corporate social responsibility (CSR).

Namun, terpaan angin kencang beberapa waktu lalu membuat bangunan tersebut roboh.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan, Eko Sulistyono mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan perbaikan tugu tersebut melalui berbagai sumber pendanaan.

“Segera kami upayakan kembali perbaikannya. Baik melalui usulan di APBD P maupun skema lain misalkan CSR," ujarnya.

Saat ini, sisa material tugu yang berupa rangka besi dan baja telah diamankan. Sebagian besar disimpan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sementara beberapa bagian kecil berada di DLH.

Menurut Eko, material tersebut nantinya akan dikroscek terlebih dahulu untuk mengetahui apakah masih dapat dimanfaatkan kembali atau perlu diganti dengan material baru.

“Nanti kami evaluasi dulu materialnya apakah masih bisa digunakan kembali atau tidak. Kalau sudah tidak layak sambil menunggu ketersediaan anggaran,

baru nanti kita tentukan langkah selanjutnya apakah dibuatkan baru atau mempercantik tampilan tugu yang masih berdiri.,” jelasnya.

Selain mengusulkan perbaikan tugu batas kota Purwodadi–Toroh, DLH juga mengajukan perawatan tugu batas kota lainnya yang berada di wilayah Nglejok. 

Kedua usulan tersebut rencananya akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini.

Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pihaknya tetap berupaya agar perbaikan dan perawatan tugu batas kota dapat terlaksana. Salah satunya dengan membuka peluang dukungan dari program CSR.

“Karena saat ini sedang masa efisiensi, maka tetap kami upayakan melalui APBD Perubahan maupun CSR,” pungkasnya. (int)

Editor : Intan Maylani
#tugu grobogan #grobogan #Tugu batas kota