GROBOGAN – Semangat inovasi masyarakat Kabupaten Grobogan kembali menggeliat dalam ajang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Tahun 2026. Beragam karya lahir, mulai dari solusi teknologi sederhana hingga inovasi berbasis potensi lokal yang siap dikembangkan lebih luas.
Kepala Baperinda Kabupaten Grobogan, Afi Wildani, menegaskan bahwa Krenova bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah strategis untuk menggali potensi kreatif masyarakat.
“Melalui Krenova, kami mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga aplikatif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kategori pelajar, inovasi bertema penguatan sumber daya manusia hingga pemanfaatan potensi lokal mendominasi. Juara pertama diraih oleh Edlyn Nandita dari SMAN 1 Karangrayung melalui karya “DHIRA Grobogan”, sebuah gagasan penguatan SDM unggul berbasis semangat inovasi kolektif.
Posisi kedua ditempati tim dari sekolah yang sama, Wahyu Yuhono dan M. Zaki Iqbalul Mustofa, dengan inovasi “SIPASTI”, sistem presensi terintegrasi berbasis QR Code yang dilengkapi notifikasi kepada orang tua.
Sementara itu, juara ketiga diraih tim dari SMAN 1 Kradenan melalui produk “SAGAYAKU” atau sabun garam berbahan dasar Bledug Kuwu dan pepaya. Inovasi ini dinilai mampu mengangkat potensi lokal sekaligus bernilai ekonomi.
Adapun juara harapan pertama diraih tim MAN 1 Grobogan lewat inovasi “PANTHER-KJ”, panel thermal ramah lingkungan berbasis limbah kulit jagung.
Di kategori umum, inovasi berbasis pertanian dan lingkungan menjadi sorotan utama. Juara pertama diraih oleh Masur, Agus Aji Susanto, dan Ali Anwar dari Desa Karangharjo dengan karya “Nutriboost LSM”. Inovasi ini memanfaatkan limbah akar kedelai varietas Grobogan sebagai mikroorganisme starter untuk pupuk organik, guna meningkatkan produktivitas pertanian.
Juara kedua diraih Heru Setiawan dari Dusun Trongso, Desa Ketangirejo, dengan inovasi “Golden Kuwu Cell”, yakni bio baterai berbahan cangkang keong mas yang dimodifikasi dengan lumpur Bledug Kuwu.
Sementara juara ketiga diraih Moh. Anis Faozi dari Desa Menduran melalui “SI UJANG”, aplikasi ujian berbasis digital yang dirancang untuk mencegah kecurangan dan meningkatkan integritas dalam evaluasi pembelajaran.
Untuk juara harapan pertama, diraih oleh Muhammad Lukman dan Lutfi Rahmawati dari Desa Pranten dengan inovasi “Yogurt Pakis” yang dikembangkan sebagai upaya pencegahan diabetes melitus tipe 2.
Afi Wildani menilai, karya-karya yang dihasilkan tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan, baik dari sisi ide, kebermanfaatan, maupun potensi implementasi.
“Kami melihat banyak inovasi yang berbasis potensi lokal, mulai dari pertanian, lingkungan, hingga teknologi digital. Ini menjadi modal penting untuk mendorong kemandirian daerah,” katanya.
Ia berharap, para pemenang tidak berhenti pada tahap lomba saja, tetapi mampu mengembangkan inovasinya agar dapat diimplementasikan secara luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan beragam inovasi yang lahir, Krenova 2026 menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat Grobogan terus tumbuh dan siap menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan. (mun)
DAFTAR PEMENANG
LOMBA KRENOVA KABUPATEN GROBOGAN
TAHUN 2026
Kategori Pelajar Judul Inovasi Nama Inovator
Juara 1 DHIRA Grobogan: Sumber daya Manusia
Unggul Demi engelola Potensi Grobogan
yang Mendunia Melalui Semangat Inovasi
Kolektif
Edlyn Nandita
(SMAN 1 Karangrayung)
Juara 2 SIPASTI - Sistem Presensi dan Akses
Terintegrasi Berbasis QR Code dan Notifikasi
Orang Tua
Wahyu Yuhono
M. Zaki Iqbalul Mustofa
(SMAN 1 Karangrayung)
Juara 3 Sabun Garam Pepaya Kuwu (SAGAYAKU)
Garam Bledug Kuwu
Fitri Nur Aini
Jihan Fahera
Kezia Putri Cesarnia
(SMAN 1 Kradenan)
Juara Harapan 1 PANTHER-KJ - Inovasi Panel Thermal Ramah
Lingkungan Berbasis Limbah Kulit Jagung
Zakia Asyiqotur Rohmah
Ahmad Syaifullah Yusuf
Marsa Isywal Attaya
(MAN 1 Grobogan)
Kategori Umum Judul Inovasi Nama Inovator
Juara 1 Nutriboost LSM "Lokal Soybean Microbacter" Pemanfaatan Limbah Akar Kedelai Varietas Grobogan Sebagai Microorganisme Starter Pupuk Booster Organik untuk Meningkatkan Produktifitas Panen Pertanian
Masur
Agus Aji Susanto
Ali Anwar
(Desa Karangharjo)
Juara 2 Golden Kuwu Cell : Inovasi Bio Baterai Berbahan Dasar Cangkang Keong Mas (Pomacea canaliculate L) dengan Modifikasi Penambahan Lumpur Bledug Kuwu Yang Ramah Lingkungan
Heru Setiawan
(Dusun Trongso, Desa Ketangirejo)
Editor : Admin