Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diduga Terjatuh, Pedagang Sayur Ditemukan Lemas di Sungai Kedungjati Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 27 Maret 2026 | 09:29 WIB
TERPARKIR: Kondisi kendaraan pedagang sayur di Kedungjati Kabupaten Grobogan yang terparkir di jembatan. (Polsek Kedungjati untuk Radar Kudus)
TERPARKIR: Kondisi kendaraan pedagang sayur di Kedungjati Kabupaten Grobogan yang terparkir di jembatan. (Polsek Kedungjati untuk Radar Kudus)

GROBOGAN – Seorang pedagang sayur bernama Susilowati (47) warga Dusun Deras, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, ditemukan dalam kondisi lemas namun masih sadar di aliran Sungai Turut, Dusun Kijingan, Desa Klitikan, Kamis (26/3/2026).

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto mengatakan korban ditemukan setelah sempat dicari berjam-jam oleh keluarga dan warga sekitar. 

"Saat ditemukan, korban berada di aliran sungai sekitar 200 meter dari jembatan, dengan posisi kedua tangannya merangkul potongan pohon pisang untuk bertahan," jelasnya.

Peristiwa ini diduga bermula ketika korban terjatuh ke sungai, setelah sepeda motor miliknya ditemukan terparkir di atas jembatan tanpa ada pemilik.

Kejadian tersebut kali pertama diketahui saat saksi Jaryati (36) melintas di jembatan aliran Sungai Turut sekitar pukul 14.45 WIB.

Ia melihat sepeda motor terparkir di jembatan, namun tidak ada orang di sekitar lokasi.

Sekitar 30 menit kemudian, saksi kembali melintas dan motor tersebut masih berada di tempat yang sama. Merasa ada kejanggalan, saksi lalu menghubungi warga lainnya melalui telepon.

Karena penasaran, warga tersebut ikut mengecek ke lokasi. Ternyata mereka mengenali motor tersebut merupakan milik warga yang bernama Sumeri (53), yang sebelumnya diketahui digunakan oleh korban.

"Sumeri kemudian dihubungi dan langsung menuju lokasi, namun ternyata korban tidak ditemukan di sekitar jembatan," ungkapnya.

Sumeri bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di aliran sungai dalam kondisi lemas namun masih sadar.

Korban lalu dievakuasi dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gubug untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pihak rumah sakit, korban tidak ditemukan mengalami luka-luka serius maupun tanda penganiayaan.

Namun korban belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut karena masih mengalami trauma.

"Di lokasi kejadian, kami mengamankan barang bukti berupa satu  unit sepeda motor Honda Revo tanpa nopol, tanpa STNK dan BPKB, satu tas slempang warna hitam," imbuhnya.

Hasil olah TKP juga mencatat kedalaman sungai sekitar 70 cm hingga 150 cm, lebar sungai 8 meter, dengan dasar sungai berbatu dan licin.

Meski begitu, kasus ini masih dalam penanganan kepolisian untuk memastikan kronologi lengkap kejadian. (int)

Editor : Intan Maylani
#grobogan #kedungjati