GROBOGAN – Demi menekan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api, Satlantas Polres Grobogan menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas di perlintasan sebidang JPL KM 10+7/8 Dusun Sanggeh, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.
Perlintasan tersebut dinilai memiliki potensi bahaya cukup tinggi karena aktivitas kendaraan yang padat serta banyaknya pengguna jalan yang melintas setiap harinya.
Kegiatan sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur perkeretaapian, Pemerintah Desa, TNI-Polri, hingga Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan.
Sejumlah pejabat dan perwakilan instansi turut hadir, di antaranya perwakilan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Semarang, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Semarang, Kepala Desa Tambirejo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran Dinas Perhubungan.
Sosialisasi tersebut menyasar penjaga palang pintu perlintasan dan para pengguna jalan yang melintas di titik tersebut.
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kawasan perlintasan kereta api yang rawan.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan, baik bagi penjaga perlintasan maupun pengguna jalan, sehingga dapat meminimalisasi risiko kecelakaan,” ujar AKP Kumala.
Dalam kegiatan itu, petugas memberikan edukasi kepada penjaga perlintasan agar selalu siaga dan memperhatikan arus kendaraan dari dua arah, baik dari barat maupun timur.
Selain memberikan arahan, petugas juga menyampaikan apresiasi kepada penjaga palang pintu yang selama ini berperan penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar perlintasan.
Tak hanya itu, petugas menekankan pentingnya koordinasi dan ketelitian saat bertugas, mengingat satu kesalahan kecil dapat berdampak fatal bagi pengguna jalan.
Dalam forum tersebut, sejumlah langkah peningkatan keselamatan turut dibahas, termasuk rencana penutupan akses tertentu hingga pembatasan kendaraan roda empat yang melintas di perlintasan tersebut.
“Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan sekaligus menekan risiko kecelakaan di titik rawan tersebut,” imbuhnya.
Selain sosialisasi keselamatan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi jalur kereta api.
Pengguna jalan diingatkan untuk berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Grobogan berharap situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar) di wilayah Kabupaten Grobogan dapat semakin terjaga, khususnya di perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan. (int)
Editor : Admin