GROBOGAN – Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Grobogan masih terpantau ramai. Selama dua hari masa arus balik, yakni pada 23–24 Maret 2026, stasiun-stasiun di wilayah tersebut melayani total 8.432 penumpang.
Data tersebut merupakan akumulasi pergerakan penumpang pada H+1 dan H+2 Idul Fitri 1447 H.
Tingginya mobilitas masyarakat menunjukkan bahwa perjalanan arus balik menggunakan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan lonjakan penumpang mulai terlihat sejak H+1 Lebaran.
“Pada periode arus balik Lebaran 2026, khususnya tanggal 23 hingga 24 Maret 2026, stasiun wilayah Kabupaten Grobogan mencatat pergerakan penumpang yang cukup signifikan. Bahkan pada 23 Maret 2026 atau H+1, jumlah penumpang mencapai angka tertinggi yaitu 4.481 penumpang yang kami layani,” ujarnya.
Secara rinci, pada 23 Maret 2026 (H+1) tercatat sebanyak 4.481 penumpang, terdiri dari 2.470 penumpang naik dan 2.011 penumpang turun.
Sementara pada 24 Maret 2026 (H+2) jumlah penumpang mencapai 3.951 orang, dengan rincian 2.188 penumpang naik dan 1.763 penumpang turun.
Pada masa arus balik ini, beberapa kereta api menjadi favorit pelanggan, di antaranya KA Ambarawa Ekspres, KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, dan KA Banyubiru.
Adapun tujuan perjalanan yang paling banyak diminati penumpang dari wilayah Grobogan meliputi Jakarta, Surabaya, Purwokerto, dan Solo.
Luqman menambahkan, KAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, terutama pada masa arus balik Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun, minimal 30 hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan.
Selain itu, pelanggan juga diharapkan untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan,” jelasnya.
KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh aspek operasional dan pelayanan telah dipersiapkan secara optimal guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat selama masa arus balik Angkutan Lebaran 2026. (int)
Editor : Intan Maylani Sabrina