GROBOGAN – Upaya pengendalian banjir di Kabupaten Grobogan terus dilakukan melalui pembangunan sudetan Sungai Satrian di Desa Kronggen, Kecamatan Brati.
Proyek tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak banjir saat musim penghujan yang selama ini kerap menyebabkan genangan di wilayah Kecamatan Brati dan sebagian Kecamatan Klambu.
Kabid Persungaian dan Embung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan, Slamet Setiyono, menyampaikan bahwa progres pembangunan sudetan Sungai Satrian saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Progres pembangunan sudetan Sungai Satrian saat ini sudah sekitar 80 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWSPJ).
Program tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan manajemen risiko banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Seluna Jawa Tengah yang mendapat dukungan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB).
Menurutnya, proyek tersebut dikerjakan dengan skema multiyears sejak tahun 2024 dan ditargetkan dapat rampung pada 2027.
Slamet menambahkan, pekerjaan yang dilakukan dalam proyek tersebut meliputi pembuatan sudetan sungai (shortcut), pembangunan jembatan penghubung antar desa, pembangunan pintu pengendali banjir, serta pasangan talud.
“Dengan adanya sudetan ini, debit air yang selama ini menumpuk di wilayah Brati dan sebagian Klambu nantinya dapat dialirkan lebih cepat menuju Sungai Lusi,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa proyek tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak banjir saat musim penghujan. Selama ini, genangan yang terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Brati kerap berlangsung cukup lama.
"Pada saat curah hujan tinggi, genangan di wilayah Brati bahkan bisa membutuhkan waktu cukup lama untuk surut, bahkan hingga berbulan-bulan,” pungkasnya.
Proyek tersebut juga merupakan bagian dari paket pekerjaan pengendalian banjir hilir Sungai Wulan wilayah Demak–Kudus yang menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mengurangi risiko banjir di kawasan Jawa Tengah bagian utara. (int)
Editor : Mahendra Aditya