Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diduga Tak Bisa Berenang, Pelajar MI Tewas Tenggelam di Embung Jambon

Sirojul Munir • Senin, 9 Maret 2026 | 10:26 WIB

LOKASI KEJADIAN – Anggota Polsek Pulokulon dan Inavis lakukan olah TKP korban tenggelam di Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon.
LOKASI KEJADIAN – Anggota Polsek Pulokulon dan Inavis lakukan olah TKP korban tenggelam di Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon.

GROBOGAN – Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar sekolah dasar di Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di sebuah embung di Dusun Plampang, Desa Jambon, Minggu (8/3) petang.

Korban diketahui bernama IR, pelajar kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI), warga Dusun Caluk RT 06 RW 09 Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon.

Baca Juga: Jelang Buka Puasa, Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan Perhutani

Kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto menjelaskan, korban diduga tenggelam saat mandi di embung yang berada di area persawahan antara Desa Jambon dan Desa Pojok.

”Korban diduga mandi di embung dan tidak bisa berenang sehingga tenggelam,” kata AKP Danang Esanto.

Peristiwa itu bermula ketika pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB korban keluar rumah dengan mengendarai sepeda yang dilengkapi rombong atau tobos.

Ia pergi tanpa berpamitan kepada ibunya, Sulasih.

Menjelang sore, sekitar pukul 16.00 WIB, ibunya mulai mencari korban karena belum juga pulang ke rumah.

Pencarian dilakukan dengan meminta bantuan sejumlah warga, di antaranya Sunanto dan Markum.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Bripda Salma, Polwan Hafidzah 30 Juz yang Habiskan Akhir Pekan Mondok di Grobogan

Sekitar pukul 17.45 WIB, Sunanto menemukan sepeda yang diduga milik korban terparkir di jalan dekat embung di Dusun Plampang, Desa Jambon.

Kecurigaan semakin kuat ketika ia juga menemukan pakaian atasan yang diduga milik korban di sekitar lokasi.

Mengetahui hal tersebut, warga kemudian memberi tahu ayah korban. Bersama-sama mereka mendatangi lokasi embung untuk melakukan pencarian.

”Selanjutnya ayah korban turun ke dalam embung untuk mencari anaknya. Tidak lama kemudian korban ditemukan di dalam air dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkap AKP Danang.

Petugas dari Polsek Pulokulon bersama Unit Identifikasi Polres Grobogan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: 22 Anak Yatim di Grobogan Bahagia Jelang Lebaran, CSR Hanifa Ajak Belanja Baju Baru Langsung di Toko

Saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah lebih dulu dievakuasi oleh keluarga ke rumah duka.

Dari hasil olah TKP diketahui embung tersebut berukuran sekitar 15 x 15 meter dengan kedalaman air kurang lebih tiga meter. Saat kejadian, kondisi air embung dalam keadaan penuh.

Di sekitar lokasi juga ditemukan sepeda angin dan sepasang sandal yang diduga milik korban yang diparkir di pinggir jalan dekat embung.

Jarak antara rumah korban dengan lokasi kejadian diperkirakan sekitar satu kilometer.

”Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini murni diduga kecelakaan saat korban mandi di embung,” tandasnya. (mun)

 

Editor : Ali Mustofa
#tidak bisa berenang #Polsek Pulokulon #embung #anak tenggelam #Siswa MI