Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Detik-Detik KA Pandalungan Hantam Mobil Sigra di Grobogan, Tiga Penumpang Asal Jepara Meninggal

Ali Mustofa • Rabu, 25 Februari 2026 | 12:00 WIB

Petugas dan warga melakukan evakuasi korban laka maut Daihatsu Sigra vs KA Pandalungan di Grobogan.
Petugas dan warga melakukan evakuasi korban laka maut Daihatsu Sigra vs KA Pandalungan di Grobogan.

GROBOGAN – Tiga warga Kabupaten Jepara meninggal dunia setelah mobil yang mereka tumpangi tertabrak kereta api KA Pandalungan.

Lokasinya di perlintasan sebidang Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026) malam.

Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Grobogan, Iptu Arif Suryanto, menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.05 WIB.

Insiden bermula saat petugas penjaga perlintasan hendak menutup portal karena kereta api yang melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta akan melintas.

Namun, ketika portal sisi selatan mulai ditutup, sebuah mobil Daihatsu Sigra yang melaju dari arah utara ke selatan tiba-tiba melintas.

Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan terjadi di KM 24 jalur Gubug–Tegowanu. Mobil berwarna silver bernomor polisi AB 1266 NH terpental dan terseret sejauh kurang lebih 50 meter dari titik tabrakan.

Dua penumpang mobil dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya ditemukan keesokan harinya.

Korban ketiga ditemukan pada Rabu (25/2/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB setelah petugas melakukan pencarian lanjutan berdasarkan informasi dari keluarga korban yang melaporkan bahwa mobil tersebut membawa tiga orang.

Korban ditemukan di area persawahan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Diduga korban sempat berusaha keluar melalui jendela kendaraan, namun terpental akibat kerasnya benturan.

Ketiga korban diketahui merupakan warga Kabupaten Jepara, yakni pengemudi EP (41) warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit.

Penumpang HPS (34) warga Desa Pengkol, Kecamatan Jepara, serta MRR (41) warga Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji.

Mereka disebut masih memiliki hubungan keluarga dan sedang dalam perjalanan untuk berziarah.

Akibat kecelakaan tersebut, mobil mengalami kerusakan berat dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 100 juta.

Sementara itu, lokomotif KA 31 Pandalungan relasi Surabaya–Gambir juga mengalami kerusakan pada beberapa bagian.

Kapolsek Tegowanu AKP Setyo Budi menyampaikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Getas Pendowo Gubug.

Meski sempat mengalami gangguan, perjalanan kereta tetap dilanjutkan sesuai prosedur keselamatan.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang masih dijaga secara manual, dengan memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas. (int)

Editor : Ali Mustofa
#jepara #meninggal #grobogan #mobil sigra #KA Pandalungan