GROBOGAN – Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Grobogan mulai terlihat. Pemesanan tiket kereta api sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 tercatat mencapai 15.650 penumpang.
Data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyebutkan, sebanyak 6.713 penumpang berangkat dari stasiun-stasiun di Grobogan, sementara 8.937 penumpang lainnya tercatat tiba.
Jumlah ini masih akan bertambah karena penjualan tiket terus berlangsung hingga keberangkatan kereta terakhir setiap harinya.
Stasiun dengan pergerakan penumpang tertinggi adalah Stasiun Ngrombo yang melayani 4.814 keberangkatan dan 6.139 kedatangan. Disusul Stasiun Kradenan dengan 951 penumpang berangkat dan 1.557 datang. Sementara Stasiun Gundih mencatat 514 keberangkatan dan 763 kedatangan.
Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya angka tersebut menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran tahun ini.
“Kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat yang akan datang maupun pergi ke wilayah Grobogan dan sekitarnya karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama untuk perjalanan jarak menengah dan jauh selama periode Angkutan Lebaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, mayoritas pelanggan memilih destinasi favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, dan Purwokerto.
Sejumlah kereta api jarak jauh yang menjadi primadona di antaranya KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Jayabaya, KA Ciremai, hingga KA Tawang Jaya.
Luqman juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan matang dan datang lebih awal ke stasiun.
“Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku agar perjalanan selama masa Angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan menyenangkan,” tutupnya. (int)
Editor : Mahendra Aditya