Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lima Kios Pasar Gatak Grobogan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta, Begini Kronologinya

Sirojul Munir • Selasa, 24 Februari 2026 | 15:14 WIB

OLAH TKP – Anggota Polsek Pulokulon bersama Inavis Polres Grobogan lakukan olah TKP kebakaran pasar Gatak Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, Selasa (24/2)
OLAH TKP – Anggota Polsek Pulokulon bersama Inavis Polres Grobogan lakukan olah TKP kebakaran pasar Gatak Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, Selasa (24/2)

GROBOGAN – Kebakaran melanda lima kios di Pasar Gatak, Dusun Gatak RT 003 RW 012, Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Selasa (24/2/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu diduga dipicu api dari kompor gas saat memasak air untuk membuat teh.

Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto mengatakan, laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 06.50 WIB.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Sugiyanto alias Dolon, 39, petugas parkir pasar yang saat itu berada di sekitar lokasi.

Ia mengaku mendengar suara letupan dari salah satu kios.

“Saksi mendengar suara letupan api dari dalam kios milik Sutiyem. Saat didekati, api sudah membesar dan membakar bagian dalam kios,” kata kapolsek.

Melihat kobaran api, Sugiyanto berteriak meminta pertolongan.

Sejumlah pedagang dan warga, termasuk Nurhadi, 42, yang juga berjualan di Pasar Gatak, berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Mereka juga berusaha menyelamatkan barang dagangan. Namun, api dengan cepat membesar dan merembet ke kios di sebelahnya.

Sedikitnya lima kios yang sebagian besar berbahan kayu campuran dengan atap genteng dan asbes terdampak kebakaran.

Lapak pedagang di teras belakang kios pun ikut tersambar api.

Dalam kondisi panik, saksi menghentikan sebuah truk tangki air yang melintas di sekitar pasar untuk membantu pemadaman.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Wirosari dan dua unit dari Purwodadi tiba di lokasi.

Api akhirnya berhasil dijinakkan setelah petugas berjibaku sekitar satu jam.

Petugas Polsek Pulokulon bersama Tim Inafis dan Samapta Polres Grobogan melakukan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sisa tabung gas elpiji 3 kilogram di dalam kios es teh milik korban pertama.

Selain itu, ditemukan kompor satu tungku dengan lelehan yang diduga berasal dari panci aluminium.

Berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian ia sedang memasak air untuk membuat teh.

Yang memprihatinkan, di dalam kios yang sama terdapat penjualan BBM jenis pertalite eceran dalam botol milik pedagang lain.

Petugas juga menemukan sisa botol dan genangan air berbau bahan bakar minyak di lokasi.

“Jarak antara kompor dan BBM eceran sangat berdekatan dalam satu kios. Ini sangat berisiko,” tegas AKP Danang.

Adapun lima kios yang terbakar masing-masing terdiri atas kios es teh yang bagian depannya digunakan untuk berjualan BBM eceran, kios sembako, kios bakso/mie ayam, warung makan, serta satu kios bakso/mie ayam lainnya.

Di bagian belakang kios-kios tersebut terdapat sejumlah lapak pedagang ayam potong, gerabah, tape, bumbu, daging, hingga kelontong.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, total kerugian material ditaksir mencapai Rp 70 juta.

Kapolsek mengimbau para pedagang agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor gas dan tidak menempatkan bahan mudah terbakar berdekatan dengan sumber api.

“Kami mengingatkan agar pedagang memperhatikan aspek keselamatan. Jangan sampai kejadian serupa terulang karena kelalaian,” terang dia. (mun)

Editor : Ali Mustofa
#kebakaran pasar #Polsek Pulokulon #polsek grobogan #Pasar Gatak Kebakaran #Pasar Gatak