GROBOGAN – Semangat gotong royong kembali terasa kuat di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, saat program Karya Bhakti Mandiri (KBM) Tahap II Tahun 2026 resmi ditutup, Kamis (19/2/2026).
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat itu menuntaskan seluruh sasaran pembangunan, sekaligus menegaskan komitmen bersama membangun desa dari pinggiran.
Selama pelaksanaan KBM Tahap II, seluruh sasaran fisik berhasil diselesaikan 100 persen. Pengecoran jalan sepanjang 400 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 15 sentimeter kini mempermudah akses warga.
Kemudian, dua unit poskamling direhabilitasi untuk memperkuat keamanan lingkungan, dua musala diperbaiki demi kenyamanan ibadah, serta lima unit jamban dibangun guna meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat.
Tak hanya menyentuh infrastruktur, program ini juga menghadirkan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan administrasi kependudukan, kesehatan dan pencegahan stunting, keluarga berencana, hingga wawasan kebangsaan dan bela negara.
Pada kesempatan yang sama, dibagikan pula perlengkapan sekolah bagi siswa SD, bantuan sembako untuk warga, serta penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA).
Dalam sambutannya, Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto menegaskan bahwa Karya Bhakti Mandiri bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Ia mengungkapkan, kolaborasi KBM bersama Pemerintah Kabupaten Grobogan telah berjalan sejak 2008 dan menjangkau sekitar 180 desa, dengan capaian puluhan kilometer jalan tercor, ratusan musala dan poskamling direhabilitasi, ribuan jamban dibangun, serta sejumlah rumah tidak layak huni diperbaiki.
Sementara itu, Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo menyebut program ini mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai memudar.
Di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah, sinergi antara TNI dan pemerintah dinilai sangat membantu percepatan pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk revitalisasi sejumlah sekolah dasar yang belum tersentuh perbaikan.
Sepanjang kegiatan, warga Desa Rejosari tampak antusias dan berbaur bersama anggota Koramil 02/Grobogan dalam setiap proses pengerjaan.
Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya soal hasil fisik, tetapi juga tentang memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
Penutupan KBM Tahap II 2026 berlangsung aman dan lancar. Lebih dari sekadar program tahunan, kegiatan ini meninggalkan jejak nyata berupa infrastruktur yang lebih baik sekaligus semangat kebersamaan yang kembali menyala di Desa Rejosari. (int)
Editor : Mahendra Aditya