SEMARANG – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Brigjen Katamso.
Tepatnya di simpang lampu lalu lintas Dr Cipto, wilayah Semarang Selatan, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 02.50 WIB.
Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan dua pengendaranya meninggal dunia.
Korban pertama diketahui bernama Kusdiyantoro (27), warga Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy merah hitam keluaran tahun 2017.
Baca Juga: Puluhan Kades di Grobogan Belum Lapor Harta Kekayaan, Inspektorat Pasang Sanksi Tegas
Sementara korban kedua adalah Jumadi (51), warga Semarang Selatan, pengendara sepeda motor Honda Supra 125 hitam produksi tahun 2007.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala.
Kondisi luka yang parah membuat nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Chandra, menjelaskan bahwa kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat cedera serius pada bagian kepala.
“Korban dua orang, masing-masing pengendara sepeda motor. Keduanya mengalami cedera kepala dan meninggal di tempat kejadian perkara,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah utara melalui Jalan Dr Cipto menuju selatan, tepatnya ke arah Kompol Maksum.
Saat melintas di persimpangan dengan lampu lalu lintas yang menyala berkedip (flashing), motor tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Supra yang datang dari arah timur ke barat, yakni dari Jalan Brigjen Sudarto menuju Simpang Lima.
Diduga, pengendara Honda Scoopy kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depan dan tidak menurunkan kecepatan saat melintasi persimpangan, sehingga tabrakan dengan sepeda motor Honda Supra tidak dapat dihindari.
Benturan keras membuat kedua pengendara terpental dari kendaraan mereka dan terjatuh telentang di badan jalan.
Salah satu korban terlihat mengalami pendarahan hebat. Barang bawaan berupa bungkusan kerupuk juga tampak berserakan di lokasi kejadian, sementara kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Petugas Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: KEREN! Agus Subagyo DC, Guru Asal Grobogan Tembus Delapan Besar Nasional Program Gemini
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penanganan kepolisian.
Petugas masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pendataan, pemeriksaan lokasi, serta pengumpulan keterangan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Selanjutnya, kedua korban yang meninggal dunia telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut.