Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sungai Meluap dan Arus Deras, Dua Pemuda Hanyut Saat Bermain di Sungai Dukuh Ngambleg di Grobogan, Pencarian Terus Dilakukan

Ali Mustofa • Kamis, 19 Februari 2026 | 10:57 WIB

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua pemuda yang hilang tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Rabu (18/2/2026). (Dok.Basarnas Semarang)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua pemuda yang hilang tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Rabu (18/2/2026). (Dok.Basarnas Semarang)

GROBOGAN – Dua remaja berusia 15 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kedua korban diketahui bernama Levi Hengki Kurniawan dan Adi Aryaguna yang merupakan warga setempat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat kejadian di lokasi, kemudian informasi diteruskan kepada perangkat desa.

Baca Juga: Harga Pangan Nasional Terbaru, Cabai Rawit dan Telur Ayam Jadi Sorotan, Ini Daftar Lengkapnya

Laporan selanjutnya disampaikan kepada Kantor SAR Semarang melalui Pos SAR Jepara pada pukul 18.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyelamat dari Pos SAR Jepara segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian sekitar pukul 18.10 WIB untuk melakukan proses pencarian.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan pihaknya menerima laporan adanya dua remaja yang hanyut di sungai Dukuh Ngambleg dan langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian.

Berdasarkan informasi di lapangan, kedua korban diketahui tengah bermain dan mandi di tepi sungai sebelum kejadian.

Saat asyik bermain, salah satu korban terpeleset dan terseret arus sungai.

Korban lainnya berusaha memberikan pertolongan, namun ikut terbawa arus deras.

Karena keduanya tidak memiliki kemampuan berenang, mereka akhirnya tenggelam.

Baca Juga: Update Harga Emas Antam Kamis Pagi, Tembus Rp2,916 Juta per Gram

Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan gerimis dengan arus sungai yang cukup deras serta debit air yang tinggi.

Kedalaman sungai di sekitar lokasi diperkirakan mencapai dua meter, sehingga korban dengan cepat hanyut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di lingkungan perairan, terutama saat debit air meningkat.

Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Jepara, BPBD Kabupaten Grobogan, Polsek Tegowanu, Koramil Tegowanu, serta warga setempat mengerahkan berbagai peralatan pencarian di air, seperti aqua eye, pelampung, dan perahu karet.

Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan dua perahu karet serta penelusuran di sepanjang bantaran sungai secara manual.

Budiono menambahkan, meskipun debit air masih tinggi pada Kamis (19/2), kondisi cuaca yang cukup cerah diharapkan dapat mempermudah tim dalam menemukan kedua korban secepatnya.

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #sar semarang #tenggelam