GROBOGAN– Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Grobogan bergerak cepat membantu proses evakuasi penumpang bus yang terjebak di lokasi jebolan tanggul, Selasa (17/2/2026).
Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengatakan dirinya bersama Kanit Kamsel Ipda Novi Ariani dan anggota lantas zona barat tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB.
Awalnya, kedatangan mereka bertujuan untuk mengecek kondisi tanggul jebol sekaligus menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas.
“Saat itu mau ngecek tanggul jebol seperti itu. Jadi ndak tahu kalau di situ ternyata masih ada penumpang bus. Tahunya banyak ibu-ibu pulang kerja yang berjalan kaki. Terus kami tanyakan, dari mana. Ternyata ada bus yang kejebak di tengah,” ujarnya.
Bus yang terjebak di genangan banjir tersebut mengalami mogok dan sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat di sekitar lokasi. Para penumpang terpaksa turun dan berjalan di tengah genangan air menuju tepian jalan.
Melihat kondisi itu, anggota Satlantas, Tim SAR BPBD, PMI Grobogan langsung melakukan evakuasi secara bertahap.
Sedikitnya belasan orang diangkut lebih dulu menggunakan kendaraan dinas, kemudian dilakukan langsiran dua hingga tiga kali untuk memastikan seluruh penumpang bisa keluar dari lokasi dengan selamat.
“Ketika mereka sampai di tepian, sudah kecapekian dan ada yang jatuh pingsan. Kami langsir dua sampai tiga kali. Sempat hubungi anggota Lantas Gubug dan dibantu truk BPBD,” jelasnya.
Evakuasi berlangsung dalam kondisi arus air yang masih menggenangi badan jalan. Koordinasi cepat dengan personel di wilayah Gubug serta bantuan kendaraan dari BPBD mempercepat proses pemindahan penumpang ke lokasi yang lebih aman.
Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, bus masih tertahan karena mengalami kerusakan pada aki. Kendaraan baru bisa dijalankan kembali setelah mendapat kiriman aki dari wilayah Penggaron.
“Nunggu kiriman aki dari Penggaron. Baru bisa jalan Selasa (17/2) sekitar jam 05.00,” pungkasnya.
Aksi sigap Satlantas Polres Grobogan tersebut membantu mencegah risiko yang lebih besar di tengah situasi darurat banjir akibat tanggul jebol, sekaligus memastikan keselamatan penumpang yang sempat terjebak di tengah genangan. (int)
Editor : Mahendra Aditya