GROBOGAN – Perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang terganggu akibat banjir yang merendam sejumlah titik jalur rel di Kabupaten Grobogan, Senin (16/2).
PT KAI menerapkan pola operasi memutar demi menjamin keselamatan perjalanan.
Sebelumnya, banjir juga terjadi di Jembatan 46 Km 21+9/0 petak Tegowanu – Brumbung serta di Jembatan 59 Km 27+9/0 antara Gubug-Tegowanu.
Sejak pukul 04.35 WIB, jalur di titik tersebut telah lebih dulu ditutup sementara.
Genangan air juga terpantau di KM 32+5/7 petak jalan antara Stasiun Karangjati – Gubug pada pukul 09.59 WIB.
Karena air menutupi kop rel, jalur hulu dan hilir ditutup sementara mulai pukul 11.43 WIB.
Dampak dari kondisi itu, KAI Daop 4 Semarang mengalihkan sejumlah perjalanan kereta api melalui lintas Brumbung – Gundih – Gambringan atau sebaliknya.
Hingga pukul 12.15 WIB, tercatat empat KA penumpang yang dialihkan, yakni Argo Bromo Anggrek (KA 1) relasi Jakarta – Surabaya, Gumarang relasi Jakarta–Surabaya, Jayabaya relasi Jakarta – Malang, Harina relasi Bandung – Surabaya.
Awalnya tiga KA yang dialihkan, kemudian bertambah satu perjalanan sehingga total menjadi empat KA yang menjalani pola operasi memutar akibat banjir di jalur tersebut.
Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi untuk percepatan penanganan agar jalur dapat segera dilalui kembali.
Bagi pelanggan terdampak, KAI memberikan service recovery sesuai ketentuan.
Informasi perjalanan juga disampaikan secara berkala melalui SMS dan WhatsApp Blast.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya. (int)
Editor : Ali Mustofa