RADAR KUDUS – Insiden ledakan akibat bahan petasan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan, Minggu (15/2).
Peristiwa tersebut terjadi di rumah Suhartanto, warga RT 6/RW 3 Dusun Sanggeh, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, sekitar pukul 12.30 WIB.
Ledakan menimbulkan lubang berdiameter sekitar 30 sentimeter di lokasi kejadian.
Baca Juga: Banjir Rendam Jalur KA di Kabupaten Grobogan, Perjalanan Kereta Sempat Dialihkan
Saat peristiwa berlangsung, tiga anak diketahui tengah merakit mercon, dua di antaranya berada di teras rumah, sementara satu anak lainnya berada di dalam rumah.
Kepala Dusun Sanggeh, Arjuna Yoga Pratama, menjelaskan sebelum ledakan terjadi ketiga anak tersebut sedang mencampur bahan petasan yang dibeli melalui toko daring.
Diduga karena kurangnya pengetahuan dalam meracik bahan, ledakan pun tidak dapat dihindari.
Akibat kejadian itu, dua anak berinisial AB dan SF mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Sementara satu anak lainnya, Rosyid, selamat karena berada di dalam rumah saat kejadian.
Ledakan juga menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah, mulai dari genteng dan teras yang berjatuhan hingga dinding serta kaca yang pecah.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru Imlek, Umat Tri Dharma Kudus Sucikan Klenteng Hok Hien Bio
Selain itu, sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi K 1008 FF mengalami kerusakan pada kaca depan, kaca samping kiri, serta bagian dasbor.
Tidak hanya itu, dua sepeda motor, yakni Honda Beat bernomor polisi K 6856 AHF dan Honda Vario, turut mengalami kerusakan cukup parah akibat ledakan tersebut.
Salah satu korban, Abel, dilaporkan mengalami luka pada tangan dan kaki sehingga harus dirujuk ke RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.
Sui, istri Suhartanto, mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di sawah dan tidak berada di rumah.
Ia bersyukur anaknya selamat dan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Usai kejadian, petugas dari Polsek Toroh bersama tim Inafis Polres Grobogan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sisa bahan petasan sebagai barang bukti.
Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto menyatakan bahwa kasus ledakan tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan keterangan sementara, bahan petasan dibeli secara daring dan meledak saat proses perakitan berlangsung.
Polisi kini terus mendalami penyebab kejadian sekaligus menelusuri asal bahan yang digunakan. (mun)
Editor : Ali Mustofa