GROBOGAN – Hujan deras terjadi berlangsung Minggu malam (15/2) sampai Senin pagi (16) menjadikan sungai Glugu meluap.
Akibatanya perumahan Permata Hijau Kalongan Purwodadi terendam banjir sampai satu meter.
Seluruh warga dievakuasi. Banjir mulai masuk ke perumahan warga sekitar pukul 05.00 WIB. Kemudian air mulai naik hingga satu meter.
Warga melakukan evakuasi barang rumah tangga lebih tinggi. Sedangkan para manula , balita dan ibu hamil diungsikan ke tempat lebih aman.
Erwin Pambudi salah satu warga Perumahan Permata Hijau Purwodadi mengaku, banjir menjadi langganan setiiap tahun ketika ada hujan lebat semalam.
Air berasal dari sungai Glugu sebelah perumaha.
”Rumah disini semua terendam banjir. Warga mengungsi cari tempat yang aman,” kata Erwin.
Hal sama juga terjadi di Perumahan Kalongan Indah Purwodadi.
Tanto ketua RT 4 RW 5 lingkungan Bakalan Kelurahan Kalongan Kecamatan Purwodadi. Banjir yang terjadi merupakan terbesar dari banjir sebelumnya.
Dimana air bisa masuk ke dalam rumah dan menggenangi jalan. ”Dulu hanya di jalan ini sudah masuk rumah warga,” kata Tanto.
Banijir tersebut menjadikan puluhan rumah terkena banjir. Ketinggian air mulai dari 10 centimeter sampai 50 centimeter. Air berasal dari Sungai Glugu dan sungai Cabean.
”Dua air sungai meluap dan masuk ke perkampungan dan perumahan,” terang dia.
Sementara itu, dari warga perumahan Kalongan Indah masih bertahan dan tidak mengungsi.
Aktifitas warga terganggu karena akses ke luar kota terisolir dengan air menggenangi jalan sampai 50 centimeter. (mun)
Editor : Ali Mustofa