GROBOGAN – Miftahuddin Alif Sugeng resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Grobogan periode 2026–2031. Anggota DPRD Grobogan fraksi Gerindra ditetapkan secara aklamasi dalam Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Grobogan digelar di Balai Latihan Kerja Sabtu (14/2), setelah seluruh peserta sidang menyatakan dukungan sesuai tata tertib yang berlaku.
Pelaksanaan pemilihan digelar usai kegiatan Temu Karya Karangtaruna Grobogan. Aklamasi pemilihan diwakili oleh 13 kecamatan dari 19 Kecamatan. Dukungan mengalir dari Klambu, Geyer, Tawangharjo, Wirosari, Toroh, Brati, Godong, Tegowanu, Gubug, Kedungjati, Penawangan, hingga kecamatan lainnya.
Usai sidang pleno, pimpinan sidang menanyakan kesediaan calon terpilih. Dengan mantap, Alif menjawab, “Bismillahirrahmanirrahim, saya siap bersedia,” yang langsung disambut tepuk tangan dari peserta.
Dalam sambutannya, Alif menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya. Ia berharap kepengurusan baru bisa bekerja lebih baik dan melanjutkan program-program yang sudah berjalan.
”Kami juga akan meminta bimbingan dari pengurus sebelumnya agar transisi berjalan mulus,” ujar putra Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo.
Ke depan, Alif menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah karena Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan mitra pemerintah. Ia juga membuka peluang dukungan program melalui aspirasi di DPRD Grobogan.
Selain itu, pihaknya telah melakukan sounding dengan pengurus Karang Taruna Nasional melalui Budi Satrio Juhandono agar program pusat dapat diturunkan ke daerah.
“Fokus kami penguatan program kepemudaan, meningkatkan peran kecamatan dan desa, serta mempercepat pembentukan formatur dan pelantikan pengurus baru,” tambah pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini.
Alif menargetkan susunan kepengurusan segera rampung agar roda organisasi bisa langsung bergerak.
”Secepatnya akan kami lakukan,” terang dia.
Sementara itu, Kurniawan selaku Ketua Karang Taruna periode 2021–2026 berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan hal-hal baik yang sudah dirintis. Ia juga mengingatkan pentingnya pembenahan organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa agar dampak program benar-benar dirasakan oleh pemuda di akar rumput.(mun)
Editor : Mahendra Aditya