GROBOGAN – Upaya Pemkab Grobogan dalam mempercepat pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan hasil.
Dari total 280 titik yang ditargetkan, hingga Selasa (27/1/2026) sebanyak 243 gerai telah proses pembangunan.
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto melalui Pasiter Kapten Inf Muh Jumar menyampaikan, sebagian besar gerai kini sudah berdiri dan siap masuk tahap akhir.
Meski demikian, masih terdapat 34 titik yang baru memasuki proses pematangan lahan.
“Selain itu, tiga desa masih dalam proses perizinan penggunaan lahan Perhutani,” jelasnya.
Untuk mempercepat realisasi pembangunan, Bupati Grobogan Setyo Hadi telah mengirimkan surat permohonan percepatan izin ke Perhutani.
Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan agar pembangunan gerai di tiga desa tersebut segera dimulai.
Di lapangan, progres pembangunan menunjukkan tren positif. Dari 243 gerai yang tengah berproses, sebanyak 10 titik telah mencapai progres hampir rampung.
Kesepuluh gerai tersebut berada di Desa Karangrejo, Karangsari, Lajer, Cekel, Sumberjosari, Temurjero, Brabo, Tanggirejo, Mangunsari, dan Tajemsari.
Bahkan, hingga Selasa ini, tiga gerai sudah memasuki tahap finishing dan diproyeksikan selesai dalam waktu dekat.
Kodim 0717/Grobogan menargetkan, hingga 31 Januari 2026 sedikitnya 10 gerai KDKMP dapat rampung 100 persen.
"Nantinya 10 gerai tersebut siap diikutkan dalam peluncuran perdana KDKMP serentak secara nasional, yang dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama Februari 2026," imbuhnya.
Dengan progres yang terus bergerak cepat dan dukungan lintas sektor, pembangunan gerai KDKMP di Grobogan dipastikan kian mendekati garis akhir.
Diharapkan menjadi fondasi penguatan ekonomi desa sekaligus penanda keseriusan daerah dalam menyukseskan program nasional berbasis kerakyatan. (int)
Editor : Ali Mustofa