Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lampaui Target! Investasi Grobogan Tembus Rp 2,26 Triliun di 2025

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 23 Januari 2026 | 12:46 WIB
PENINJAUAN: Kantah Grobogan saat meninjau pertimbangan teknis pertanahan di kawasan peruntukkan industri Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo.
PENINJAUAN: Kantah Grobogan saat meninjau pertimbangan teknis pertanahan di kawasan peruntukkan industri Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo.

GROBOGAN – Realisasi investasi di Kabupaten Grobogan sepanjang tahun 2025 mencatatkan capaian gemilang.

Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) 2025, total realisasi investasi di Grobogan mencapai Rp2,26 triliun, atau 151,28 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,5 triliun.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Grobogan, Abdul Munib Susanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Grobogan, sekaligus mencerminkan efektivitas kebijakan daerah dalam mendorong pertumbuhan investasi.

“Alhamdulillah, realisasi investasi tahun 2025 berhasil melampaui target. Ini merupakan hasil dari perbaikan layanan perizinan, pendampingan kepada pelaku usaha, serta komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan transparan,” ujar Munib.

Berdasarkan data LKPM, realisasi investasi Grobogan tersebar merata sepanjang tahun. Pada Triwulan I tercatat sebesar Rp 1,17 triliun, Triwulan II sebesar Rp 467,93 miliar.

Kemudian pada Triwulan III sebesar Rp254,65 miliar, dan Triwulan IV sebesar Rp 376,09 miliar. Akumulasi realisasi hingga akhir tahun mencapai Rp 2,26 triliun.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, investasi tersebut juga berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja.

Sepanjang 2025, realisasi investasi di Grobogan mampu menyerap 1.673 tenaga kerja dari 339 proyek investasi yang tersebar di berbagai sektor usaha.

Munib menjelaskan, sektor usaha yang paling banyak diminati investor masih didominasi oleh industri pengolahan dan perdagangan, disusul sektor konstruksi, jasa, serta pengembangan kawasan usaha.

Dominasi sektor tersebut sejalan dengan potensi Grobogan sebagai daerah berbasis pertanian dan sumber daya lokal yang mendorong berkembangnya industri hilir dan usaha pendukung.

“Kami optimistis iklim investasi di Grobogan akan terus tumbuh, seiring situasi usaha yang semakin kondusif dan kemudahan perizinan yang terus kami perbaiki,” ungkapnya.

Menurut Munib, Kabupaten Grobogan juga semakin dilirik investor asing karena memiliki sejumlah keunggulan strategis.

Di antaranya letak geografis yang relatif dekat dengan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, akses yang terhubung dengan bandara dan pelabuhan, Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang masih kompetitif, serta ketersediaan tenaga kerja yang mencukupi.

“Setiap proyek yang terealisasi kami dorong agar memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal, sehingga manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, DPMPTSP Grobogan akan terus memperkuat promosi potensi daerah, mempercepat digitalisasi perizinan, serta meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah guna menjaga tren positif investasi.

“Kami optimistis realisasi investasi di Grobogan ke depan dapat terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” pungkas Munib. (int)

Editor : Ali Mustofa
#investor #grobogan #investasi