GROBOGAN – Bank Jateng Cabang Purwodadi menggelar Gathering Nasabah dan Penyerahan Hadiah Undian Tabungan Bima Periode 1 Tahun 2025 bertajuk “Hadiah dari Semesta” di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Grobogan.
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah yang setia menabung sekaligus ajang silaturahim antara Bank Jateng dan nasabah.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Purwodadi, Cahya Imanuddin Firmansyah, menyampaikan bahwa penarikan Undian Tabungan Bima Periode 1 Tahun 2025 telah dilakukan pada 20 Desember 2025. Program undian ini rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun.
“Undian Tabungan Bima merupakan bentuk komitmen Bank Jateng dalam memberikan manfaat lebih kepada nasabah. Selain hadiah, dana yang dihimpun juga kembali ke masyarakat dalam bentuk pembiayaan/kredit sehingga dengan menggulirkan pembiayaan/kredit akan mendapatkan pendapatan bunga yang merupakan penyumbang terbesar dari laba. Sehingga Bank Jateng dapat memberikan dividen kepada pemda yang nantinya digunakan untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan saldo tabungan di Bank Jateng.
Menurutnya, semakin besar saldo maka semakin besar pula peluang untuk memenangkan hadiah tabungan bima dan secara tidak langsung ikut serta berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Grobogan.
Dalam penyerahan hadiah tersebut, sejumlah nasabah dinyatakan sebagai penerima hadiah Undian Tabungan Bima Periode 1 Tahun 2025.
Mereka yang meraih hadiah uang tunai Rp 15 juta di antaranya Sri Suhartanti dari KCP Gubug, Deni Prasetyo dari KCP Pasar Wirosari, Rusdi dari KCP Kota Purwodadi, serta Agus Pujiarto dan Eko Budi Santoso dari Cabang Purwodadi.
Sementara hadiah utama senilai Rp 75 juta diraih oleh Wahyu Setiawan dan Ika Widya Noviana.
Salah satu penerima hadiah Rp 75 juta, Wahyu Setiawan, yang berprofesi sebagai Polisi Hutan (Polhut), mengungkapkan pengalaman menarik terkait tabungannya di Bank Jateng.
Ia mengaku sempat kehilangan buku tabungan dan kartu ATM sejak tahun 2019. Meski demikian, Wahyu mengaku tetap tenang karena mempercayakan dananya di Bank Jateng.
“Sempat hilang ATM dan bukunya sejak 2019. Ternyata kemarin dihubungi dari Bank Jateng kalau menerima undian. Sempat nggak menyangka, sampai minta tolong teman-teman untuk memastikan ulang ke bank," ungkapnya.
Wahyu pun tak menyangka ternyata di dalam rekening masih ada saldonya. "Selama bertahun-tahun tapi tabungan saya ternyata tidak hilang, malah terus bertambah. Aman di Bank Jateng,” tuturnya.
Kisah tersebut menjadi bukti kepercayaan nasabah terhadap sistem keamanan perbankan Bank Jateng.
Acara gathering pun berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menegaskan komitmen Bank Jateng sebagai bank milik daerah yang tidak hanya memberikan layanan keuangan, tetapi juga berkontribusi langsung bagi pembangunan daerah. (int)
Editor : Ali Mustofa