GROBOGAN– Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menjenguk dua korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug, Grobogan, pada Kamis (15/1/2026) malam.
Nanik menjenguk dua pasien yang masih menjalani perawatan, masing-masing seorang siswi sekolah dasar asal Ngroto dan seorang siswa SMK Miftahul Huda Ngroto.
Keduanya merupakan korban terakhir yang dirawat dalam kasus dugaan keracunan MBG yang menimpa ratusan pelajar di Kabupaten Grobogan.
Di hadapan siswi SD yang masih terbaring dengan selang infus di tangannya, Nanik berusaha menenangkan suasana. Ia menanyakan kondisi kesehatan sang bocah sembari menjanjikan hadiah.
Ia juga meminta sang bocah berjanji untuk segera sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Nanik tampak berusaha mengalihkan rasa takut sang bocah. Ia menanyakan kondisi tubuhnya, lalu melempar janji sederhana yang langsung menarik perhatian.
“Biar cepat sembuh, nanti saya kirim boneka. Mau apa, bilang saja. Baju juga boleh,” ujar Nanik.
Ia bahkan meminta janji balik dari sang bocah agar segera pulih dan bisa kembali ke rumah.
Nanik kemudian beralih ke ruang perawatan pasien berikutnya, seorang siswa SMK yang juga santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Ngroto.
Remaja itu mengaku hanya ingin segera sembuh dan pulang. Ia tak menyampaikan permintaan lain ketika ditanya. Sebagai bentuk perhatian, Nanik kemudian menyerahkan sebuah amplop berisi uang.
“Mosok mangan sego kuning ae loro. Koyok opo ae. Biasane nek pondok mangan opo, ye kan?” ucapnya.
Usai dari rumah sakit, rombongan Wakil Kepala BGN dan Ketua Satgas MBG Grobogan melanjutkan agenda ke SPPG Kuwaron 1, dapur penyedia MBG yang diduga berkaitan dengan kasus keracunan massal tersebut.
Namun pertemuan di lokasi itu digelar tertutup dan Nanik tidak memberikan keterangan kepada wartawan.
Diketahui, kasus dugaan keracunan MBG di Grobogan berdampak pada 803 siswa, dengan 115 di antaranya sempat menjalani rawat inap di rumah sakit dan puskesmas. Hingga hari keenam pascakejadian, dua siswa masih menjalani perawatan di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo. (int)
Editor : Mahendra Aditya