GROBOGAN – Awal tahun 2026 dimanfaatkan Pemkab Grobogan untuk tancap gas pembangunan infrastruktur.
Dua ruas jalan strategis di Kecamatan Klambu dan Godong kini resmi mulai ditingkatkan melalui pengecoran beton dengan dukungan dana APBD.
Dua titik ruas yang mulai dikerjakan tersebut yakni ruas Taruman–Lengki di Kecamatan Klambu sepanjang 432 meter dengan lebar 4 meter dan nilai anggaran sekitar Rp 1,2 miliar, serta ruas Pahesan–Sambung di Kecamatan Godong sepanjang 860 meter dengan lebar 4,5 meter dengan anggaran mencapai Rp 3 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Grobogan, Ahmad Taufik Nur, menyampaikan bahwa pengerjaan kedua proyek telah berjalan dan ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari kalender.
“Pekerjaan dimulai setelah terbitnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 5 Januari 2026. Saat ini aktivitas fisik di lapangan sudah berjalan,” ungkapnya.
Menurutnya, proyek ini menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan yang telah disiapkan sejak akhir tahun lalu melalui mekanisme kontrak dini, sehingga awal tahun anggaran dapat langsung diisi dengan pekerjaan fisik.
“Begitu memasuki tahun anggaran baru, pekerjaan bisa langsung jalan. Ini bentuk komitmen kami mempercepat pembangunan infrastruktur,” jelas Taufik.
Peningkatan jalan dengan pengecoran beton dipilih untuk menghadirkan konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama, mengingat ruas tersebut merupakan jalur penghubung penting bagi mobilitas warga sekaligus aktivitas ekonomi antarwilayah.
Pemkab Grobogan berharap, setelah rampung nanti, kondisi jalan akan semakin mantap, aman dilalui, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Klambu dan Godong.
“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian tepat waktu, tetapi juga kualitas pekerjaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang,” pungkas Taufik. (int)
Editor : Ali Mustofa