GROBOGAN – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan.
Jumat (9/1), Lapas Purwodadi menggelar tes urine terhadap seluruh jajaran petugas serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dipilih secara acak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Grobogan.
Sinergi lintas instansi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lapas yang bersih dari narkoba sekaligus memperkuat integritas pemasyarakatan.
Pelaksanaan tes urine berlangsung secara menyeluruh, transparan, dan profesional.
Sejak pagi, petugas Satresnarkoba Polres Grobogan hadir langsung melakukan pengawasan, mulai dari pengambilan sampel hingga proses pemeriksaan.
Seluruh peserta, baik petugas maupun WBP terpilih, mengikuti prosedur yang telah ditetapkan tanpa pengecualian.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi Erik Murdiyanto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus upaya deteksi dini untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.
Menurutnya, tes urine secara berkala menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
”Tes urine ini bukan hanya formalitas, tetapi bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Baik petugas maupun warga binaan memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga integritas lapas,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari salah satu 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada aspek pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Sinergi dengan aparat penegak hukum, lanjutnya, akan terus diperkuat.
Kolaborasi dengan Polres Grobogan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan yang lebih maksimal, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
Sementara itu, pihak Satresnarkoba Polres Grobogan mengapresiasi langkah proaktif Lapas Purwodadi.
Kegiatan seperti ini dinilai penting untuk menutup celah masuknya narkoba ke dalam lapas, sekaligus memastikan seluruh unsur di dalamnya benar-benar bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.
Baca Juga: Pelunasan Haji Grobogan Capai 816 Jamaah, Cadangan Mulai Disiapkan
Melalui kegiatan tes urine ini, Lapas Purwodadi menegaskan sikap zero tolerance terhadap narkoba.
Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang aman, tertib, bersih dari narkoba, serta berintegritas tinggi.
Ke depan, Lapas Purwodadi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen menjaga marwah pemasyarakatan dan menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat dan kondusif. (mun)
Editor : Ali Mustofa