Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Fraksi PKB Berikan Perhatian Madin Cingkrong Agar Tidak Dirubah Jadi KDMP

Sirojul Munir • Jumat, 9 Januari 2026 | 09:53 WIB
JADI PERHATIAN – Madin Tarbiyatul Athfal Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi menjadi perhatian khusus dari Fraksi PKB Grobogan dan Komisi D DPRD Grobogan agar bangunan tidak dirobohkan dan diganti KDM
JADI PERHATIAN – Madin Tarbiyatul Athfal Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi menjadi perhatian khusus dari Fraksi PKB Grobogan dan Komisi D DPRD Grobogan agar bangunan tidak dirobohkan dan diganti KDM

GROBOGAN – Fraksi PKB Kabupaten Grobogan memberikan perhatian khusus soal rencana pembangunan gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Cigkrong, Kecamatan Purwodadi di lahan madrasah diniyah (madin).

Ketua Komisi D DPRD Grobogan Mansata Indah Maratona bersama Fraksi PKB DPRD Grobogan mendatangi lokasi Madin Tarbiyatul Atfal pada Kamis sore (8/1).

Saat peninjauan tersebut langsung diterima oleh guru dan Kepala Madin setempat dengan mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

Mansata mengatakan, kedatangan ke Madin Tarbiyatul Atfal sebagai langkah keprihatinan dan kepedulian.

Dari madin ada penolakan dari warga, guru, dan tokoh masyarakat untuk dijadikan sebagai lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih atau KDMP. Dia berharap pembangunanya  tidak berada di lahan madin dan TPQ.

”Disini sudah ada Madin dan TPQ sudah berjalan dengan baik dengan jumlah siswa lebih dari seratus anak dan sudah ada sejak puluhan tahun,” kata Mansata Indah Maratona.

Dia berharap bangunan madin tetap dipertahankan karena sudah berdiri sejak Tahun 1967.

Lokasi Madin dan TPQ sudah produktif dengan anak-anak belajar, mengaji, dan ada halaman yang bisa untuk bermain anak-anak.

Lokasi tersebut juga sudah berdiri masjid Jami’ Summit Darussalam.

”Jika ada Kopdes Merah Putih kok anak-anak belajarnya kurang nyaman,” ujar dia.

Menurutnya pembangunan KDMP penting. Namun pendidikan anak juga penting karena menjadi pendidikan karakter, pembangunan sumber daya manusia generasi yang ber-akhlakul karimah. Menjadi  pendidikan prioritas.

”Harapanya bisa berjalan beriringan tanpa meninggalkan yang lain. Tadi sudah lihat kondisi lingkungan dan lapangan. Madin menjadi progress luar biasa untuk mendidikan anak dan bisa dikelola dengan baik mengikuti perkembangan jaman,” terang dia.

Mansata menambahkan, pembangunan gerai KDMP penting karena mendukung pembangunan salah satu program andalan Prabowo Subianto.

Dia meminta agar pembangunan KDMP dibangun di lokasi lain karena masih ada lokasi lainya.

”Jika ada opsi lain maka bisa diganti lokasi lain dan tidak menggusur Madin karena anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” tandasnya.

Terkait kondisi bangunan madin yang sudah tua, ia menyatakan bakal berkomunikasi dengan pihak Pemkab, khususnya Kesra Setda Grobogan. Yakni kemungkinan revitasilasi madin Tarbiyatul Athfal itu.

”Kami akan komunikasikan dengan Kesra untuk revitalisasinya, karena ini juga menjadi prioritas Pemkab Grobogan. Kami anggota Fraksi PKB juga men-support pembangunan karakter, Nahdlatul Ulama,” bebernya.

Kepala Madin Tarbiyatul Atfal Muh Sutiyoso menyatakan menolak dari pembangunan KDMP di lokasi Madin yang digunakan untuk proses belajar mengajar.

Dimana lokasi pembangunan KDMP di Desa Cingkrong masih banyak lokasi strategis lainya selain menggunakan bangunan madin.

”Saya mohon semua ingin mengembangkan dan berkembang madin dan TPQ. Ada pendidikan usia dini pada pagi hari dan siang sampai sore hari untuk Madin dan TPQ sejak tahun 1967,” terang dia.

Dia bersama guru dan pengurus lainya serta tokoh masyarakat menolak tempat bangunan gedung madin digunakan untuk KDMP di Desa setempat.

”Saya tidak menolak koperasinya tetapi tempatnya. Mohon dari Kepala Desa bisa meninjau ulang rencananya itu ditempatkan di daerah lain yang sifatnya strategis tidak hanya dilingkungan madin,” tandasnya. (mun)

 

Editor : Ali Mustofa
#KDMP #madin #desa cingkrong