Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Fokus Kampus Lokal, Pemkab Grobogan Kucurkan Subsidi Kuliah untuk 84 Mahasiswa Sepanjang 2025

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 8 Januari 2026 | 15:25 WIB
Kepala Bapperida Grobogan Afi Wildani
Kepala Bapperida Grobogan Afi Wildani

GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten Grobogan terus menegaskan komitmennya di bidang pendidikan.

Sepanjang 2025, Pemkab Grobogan menyalurkan program subsidi kuliah bagi warga miskin yang memiliki prestasi akademik, sebagai salah satu program prioritas pembangunan sumber daya manusia.

Melalui program tersebut, sebanyak 84 mahasiswa asal Grobogan menerima bantuan biaya pendidikan yang tersebar di sejumlah perguruan tinggi di wilayah Grobogan.

Rinciannya, 20 mahasiswa menempuh studi di Universitas An Nur (UNAN), 12 mahasiswa di ITB-MG, 15 mahasiswa di STAIG, 16 mahasiswa di STISS Grobogan, serta 21 mahasiswa di Universitas Terbuka.

Kepala Bapperida Grobogan, Afi Wildani, menjelaskan bantuan yang diberikan bersifat subsidi dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa.

Sebanyak 63 mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp 2,5 juta per tahun, sementara 21 mahasiswa Universitas Terbuka menerima subsidi dengan nominal berbeda-beda, menyesuaikan besaran SPP yang ditetapkan kampus.

“Setiap kampus memiliki kebutuhan yang berbeda. Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi tentu kebutuhannya tidak sama dengan mahasiswa yang masih mengikuti perkuliahan reguler. Itu yang menjadi pertimbangan kami,” jelas Afi Wildani.

Ia menambahkan, program ini juga menjadi stimulus agar mahasiswa penerima terus menjaga bahkan meningkatkan prestasi akademiknya.

Evaluasi dilakukan secara berkala, sehingga bantuan dapat berlanjut bagi mahasiswa yang menunjukkan peningkatan capaian.

“Kalau prestasinya meningkat, tentu akan kami berikan lagi. Namun jika tidak, maka bantuan akan dialihkan kepada mahasiswa lain yang lebih membutuhkan,” tegasnya.

Ke depan, program subsidi kuliah ini direncanakan tetap berlanjut melalui APBD maupun pendanaan CSR. 

Afi menegaskan, fokus utama Pemkab Grobogan adalah mahasiswa asal Grobogan yang menempuh pendidikan di kampus-kampus lokal.

Saat ini terdapat lima perguruan tinggi di wilayah Grobogan yang menjadi prioritas dalam program tersebut.

“Kami ingin memastikan anak-anak Grobogan, khususnya dari keluarga kurang mampu, tetap memiliki akses pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya,” pungkasnya.(int)

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #Bapperida #kuliah #beasiswa