GROBOGAN – Program pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Grobogan terus dikebut.
Hingga Senin (5/1/2026), sebanyak 182 KDMP tercatat sudah dalam proses berdiri, dari target 280 KDMP yang diproyeksikan rampung sepanjang tahun ini.
Dandim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, mengungkapkan bahwa dari target 280 KDMP tersebut, baru 211 KDMP yang terkonfirmasi terdukung anggaran. Data itu muncul setelah Kodim melakukan verifikasi internal secara ketat di lapangan.
“Dari total itu, sebenarnya ada puluhan KDMP yang sudah mendapat dukungan anggaran juga, tetapi masih kami verifikasi ulang. Tim internal kami memastikan kesiapan lahan, apakah benar-benar siap dibangun atau belum,” ujar Wefri.
Ia menjelaskan, proses verifikasi internal dilakukan untuk melengkapi pengecekan dari tim pusat. Jika di tingkat pusat, verifikasi hanya menitikberatkan pada standar ketersediaan lahan minimal 20x30 meter, maka Kodim Grobogan menambah lapisan pengecekan.
“Tim pusat fokus standar lahan, kalau ada dan sesuai langsung di-ACC. Nah, kami di internal memastikan lebih jauh, lahan itu betul-betul siap bangun, termasuk kesiapan tenaga dan kondisi lapangannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pembangunan KDMP tidak semata proyek fisik, melainkan berbasis padat karya dan gotong royong.
Karena itu, keterlibatan masyarakat desa menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Harapannya warga desa bisa ikut sengkuyung bersama. Ini bukan hanya membangun gedung, tapi membangun kemandirian ekonomi desa,” katanya.
Kodim 0717/Grobogan pun memasang target ambisius. Seluruh KDMP ditargetkan bisa berdiri pada tahun 2026 ini.
Bahkan, sebagian di antaranya ditargetkan sudah 100 persen rampung pada 31 Januari 2026.
“Nanti tanggal 31 Januari akan ada launching serentak se-Indonesia, launching pertama. Di Grobogan, kami targetkan sudah ada beberapa KDMP yang berdiri penuh agar diikutkan launching,” ungkap Wefri.
Saat ini, progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan. Meski masih terdapat sekitar 20 desa yang dalam tahap penyiapan lahan, termasuk proses pengurukan.
Sementara itu, sejumlah KDMP lainnya sudah menunjukkan progres fisik yang cukup pesat.
“Sudah ada yang menyentuh 60 sampai 70 persen pembangunan. Untuk yang sudah di level itu, harus bisa selesai bulan ini,” tegas Dandim.
Dengan percepatan yang dilakukan, Kodim 0717/Grobogan optimistis program KDMP mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat Grobogan. (int)
Editor : Mahendra Aditya